Riauexpose.Com | Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memberikan dukungan penuh terhadap inovasi pakan ayam berbasis probiotik hasil riset IPB University.
Mentan bahkan menyatakan kesiapannya untuk mempresentasikan temuan tersebut langsung kepada Presiden Prabowo Subianto jika inovasi ini mampu memenuhi target produktivitas nasional.
“Kalau bisa mencapai target, saya siap bawa ke Presiden, kita beli. Jangan ragu, ini peluang besar,” tegas Mentan Amran saat menanggapi hasil riset peneliti IPB University, Ivan Taufik Nugraha, di Science Techno Park IPB, Bogor, Sabtu (11/4).
Amran menekankan bahwa riset di sektor pertanian dan peternakan harus berorientasi pada solusi nyata yang berdampak pada ekonomi kerakyatan.
Ia memberikan tantangan khusus kepada tim peneliti untuk mengakselerasi pertumbuhan ayam kampung agar setara dengan efisiensi ayam ras.
“Kalau pertumbuhan ayam kampung bisa dipercepat, misalnya dalam 30–40 hari sudah mencapai bobot satu kilogram, itu luar biasa. Ini yang harus kita kejar,” ujarnya.
Mentan memastikan pemerintah siap menyerap hasil riset dalam skala besar melalui skema hilirisasi. Menurutnya, kepastian serapan pasar sangat penting agar inovasi tidak hanya berhenti di laboratorium, tetapi menjadi solusi konkret bagi peternak sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, peneliti IPB University, Ivan Taufik Nugraha, menjelaskan bahwa pakan pakan inovasinya dirancang untuk meningkatkan kesehatan pencernaan, mempercepat pertumbuhan, hingga mendongkrak produksi telur.
“Pakannya jauh lebih efisien. Inovasi ini mampu meningkatkan bobot badan dengan cepat dan menambah massa telur hingga 20 sampai 30 persen,” jelas Ivan.
Selain efisiensi, riset ini juga menyasar penanganan penyakit koksidiosis (berak darah) yang sering menyebabkan kematian massal pada ternak.
Formulasi pakan berbasis antikoksi ini diharapkan mampu menekan angka kematian dan mencegah penyebaran penyakit dalam satu kandang.
Ivan menambahkan, kunci dari teknologi ini adalah optimalisasi sistem pencernaan melalui penambahan probiotik. Selama ini, banyak protein pakan yang tidak terserap optimal oleh ayam, yang ditandai dengan bau menyengat pada kandang.
“Probiotik ini bekerja hingga ke tingkat vili usus untuk memaksimalkan penyerapan nutrisi. Hasilnya, protein terserap maksimal, kotoran tidak lagi berbau menyengat, dan efisiensi pakan meningkat drastis,” pungkasnya.






