Tampak depan Hotel Hollywood di Riau

Dua Kapal Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz, Bahlil Sampaikan Hal Ini

IMG 0337
Penampakan kapal Pertamina masih berada di laut timur tengah di selat Hormuz (istimewa).

JAKARTA riauexpose.Com~ Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, buka suara soal nasib dua kapal minyak milik PT Pertamina International Shipping (PIS) yang tertahan di Selat Hormuz.

Kedua kapal itu tertahan setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menutup Selat Hormuz yang menjadi salah satu jalur vital minyak global.

Promo Fakultas Hukum UPBI

Fakultas Hukum UPBI

Penutupan selat tersebut menjadi bagian ketegangan yang terjadi di Timur Tengah, akibat perang antara Iran dengan Israel, serta Amerika Serikat.

Kedua kapal tersebut adalah Pertamina Pride dengan Ship Management dari NYK, dan kapal Gamsunoro yang saat ini dikelola oleh Synergy Ship Management.

Bahlil menyebut, pemerintah bersama Pertamina tengah mengupayakan agar kedua kapal tersebut bisa dikeluarkan.

“Yang pertama adalah menyangkut dengan dua kapal yang dari Selat Hormuz yang sekarang lagi balik, tadi juga dibahas oleh Pertamina. Kita lagi upaya diplomasi agar ada cara yang lebih baik untuk mereka bisa dikeluarkan,” kata Bahlil saat menggelar konferensi pers di Kementerian ESDM, Jakarta pada Selasa (3/3/2026).

Jika kedua kapal itu tidak berhasil dikeluarkan, pemerintah disebutnya akan mencari alternatif pasokan minyak mentah dari negara lain.

“Dan sudah dapat. Sudah dapat. Kita sudah dapat. Jadi saya pikir itu tidak menjadi sesuatu yang itu problem, tapi bukan sesuatu itu masalah yang sangat penting,” pungkasnya.

74 / 100 Skor SEO
https://riauexpose.com/wp-content/uploads/2024/06/Merah-Ilustratif-Modern-Dirgahayu-Bhayangkara-Instagram-Story_20240629_090843_0000.png