Pencarian

Di Tengah Kabut Asap Karhutla, PSPS Pekanbaru Libas Persiku Kudus 4-1

Bertanding di tengah kabut asap karhutla, PSPS Pekanbaru bangkit dan melibas Persiku Kudus 4-1. Askar Bertuah kokoh di puncak Grup A.

Usman
Usman Redaksi · Minggu, 18 Oktober 2026 · 21:45:00 WIB · Editor: Redaksi
Di Tengah Kabut Asap Karhutla, PSPS Pekanbaru Libas Persiku Kudus 4-1

RIAUEXPOSE.COM, PEKANBARU – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tak menyurutkan semangat PSPS Pekanbaru untuk mengamankan kemenangan.

Sempat tertinggal lebih dahulu, Askar Bertuah bangkit dengan mentalitas petarung dan melumat Persiku Kudus 4-1 dalam lanjutan pekan keenam Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai, Minggu (18/10/2026).

Kemenangan dramatis tersebut bukan sekadar tambahan tiga poin bagi PSPS. Hasil ini sekaligus membuktikan daya juang skuad Askar Bertuah yang mampu keluar dari tekanan, membalikkan keadaan, dan mempertahankan posisi di puncak klasemen sementara Grup A.

Bermain di hadapan pendukung sendiri, PSPS justru dikejutkan oleh gol tim tamu pada menit ke-21. Victor Hugo Barata sukses mengeksekusi tendangan penalti yang membawa Persiku Kudus unggul 1-0.

Tertinggal lebih dahulu, PSPS tidak kehilangan arah permainan. Anak-anak Pekanbaru perlahan meningkatkan intensitas serangan dan berusaha membongkar pertahanan Macan Muria.

Tekanan tuan rumah akhirnya berbuah gol menjelang turun minum. Pada menit ke-44, Asir Aziz berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah memanfaatkan umpan terobosan Matheus Henrique Machado.

Gol tersebut menjadi momen kebangkitan PSPS. Kedua tim memasuki ruang ganti dengan kedudukan imbang, tetapi tuan rumah tampil lebih agresif setelah babak kedua dimulai.

Memasuki babak kedua, PSPS terus menekan pertahanan Persiku Kudus. Hasilnya, tuan rumah memperoleh hadiah penalti pada menit ke-53 setelah Matheus Machado dilanggar di kotak terlarang.

Antonio Gamaroni yang dipercaya menjadi algojo menjalankan tugasnya dengan baik. Gol tersebut mengubah kedudukan menjadi 2-1 sekaligus membawa PSPS berbalik unggul.

Keunggulan itu membuat permainan Askar Bertuah semakin hidup. PSPS terus melancarkan serangan, sedangkan Persiku berupaya mencari gol penyeimbang.

Namun begitu, upaya tim tamu justru kembali mendapat pukulan pada menit ke-71. Natanael Siringoringo memanfaatkan bola muntah atau rebound untuk memperlebar keunggulan PSPS menjadi 3-1.

Memasuki masa tambahan waktu, PSPS belum mengendurkan tekanan. Matheus Henrique Machado melengkapi pesta gol tuan rumah pada menit ke-90+1 setelah menuntaskan umpan silang Aulia Ramadhan.

Gol tersebut memastikan PSPS menang telak 4-1 atas Persiku Kudus.

Tambahan tiga poin membuat PSPS Pekanbaru mengoleksi 15 poin dari enam pertandingan dan semakin kokoh di puncak klasemen sementara Grup A Pegadaian Championship 2026/2027.

Sebaliknya, kekalahan ini membuat Persiku Kudus semakin terpuruk di dasar klasemen dengan raihan minus satu poin. Hasil tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi Macan Muria untuk membenahi performa dan segera bangkit pada pertandingan berikutnya.

Kemenangan ini juga menjadi modal berharga bagi PSPS untuk menjaga konsistensi dalam persaingan kompetisi musim ini.

Ketajaman lini serang dan kemampuan bangkit setelah tertinggal menjadi sinyal positif bagi Askar Bertuah dalam menghadapi laga-laga selanjutnya.

Di balik kemenangan telak tersebut, pertandingan berlangsung dalam kondisi udara yang diselimuti asap akibat karhutla di wilayah Riau.

Kondisi itu menjadi perhatian tersendiri karena kualitas udara yang buruk berpotensi mengganggu kenyamanan dan kesehatan pemain maupun penonton.

Meski demikian, kedua kesebelasan tetap menunjukkan semangat kompetitif dan berupaya memberikan permainan terbaik sepanjang pertandingan.

PSPS memperlihatkan bahwa ketertinggalan bukan alasan untuk menyerah. Dengan meningkatkan tekanan, memanfaatkan peluang, dan menjaga intensitas permainan hingga menit-menit akhir, Askar Bertuah berhasil mengubah situasi sulit menjadi kemenangan meyakinkan.

Namun, di tengah euforia tiga poin, kondisi udara tetap tidak boleh diabaikan. Perlindungan terhadap kesehatan pemain, ofisial, dan suporter perlu menjadi perhatian apabila kabut asap dan kualitas udara buruk masih menyelimuti kawasan stadion.

Bagi PSPS Pekanbaru, kemenangan 4-1 atas Persiku Kudus menjadi pernyataan tegas tentang mentalitas dan daya juang tim.

Di tengah kepungan kabut asap karhutla, Askar Bertuah tetap mampu tampil tajam, bangkit dari ketertinggalan, dan menjaga singgasananya di puncak klasemen sementara Grup A.

Follow riauexpose.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
US
Profil Penulis Usman

Editor: Redaksi

Lihat Profil

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks