Dr Irfan Ardiansyah Bangga Marhum Pekan Jadi Pahlawan Nasional

Penulis: Usman
Minggu, 08 November 2026 | 13:13:00 WIB

PEKANBARU, RIAUEXPOSE.COM – Penantian panjang masyarakat Kota Pekanbaru untuk melihat pendirinya mendapat pengakuan tertinggi dari negara akhirnya menjadi kenyataan.

Ketua DPD Kongres Advokat Indonesia (KAI) Riau, Dr Irfan Ardiansyah SH MH CPLA, merasa bangga atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah atau yang dikenal sebagai Marhum Pekan.

Sebagai putra daerah Pekanbaru, Irfan menyebut penganugerahan tersebut bukan sekadar penghormatan kepada tokoh sejarah, melainkan terwujudnya mimpi masyarakat yang telah diperjuangkan sejak lama.

Pengakuan negara terhadap pendiri Kota Pekanbaru itu menjadi momen bersejarah bagi masyarakat Melayu Riau.

“Sebagai putra daerah Pekanbaru, saya merasa sangat bangga dan terharu. Penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah atau Marhum Pekan merupakan mimpi warga Pekanbaru sejak lama yang akhirnya terwujud,” ungkap Irfan Ardiansyah saat berbincang dengan Riauexpose.com, Ahad (8/11/2026).

Menurut praktisi hukum itu, gelar Pahlawan Nasional yang diberikan kepada Marhum Pekan memiliki makna besar bagi perjalanan sejarah Kota Pekanbaru.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas jasa, perjuangan, serta peran penting sang sultan dalam merintis dan membangun cikal bakal ibu kota Provinsi Riau.

Irfan menilai, penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Marhum Pekan merupakan kebanggaan seluruh masyarakat Pekanbaru, Kabupaten Siak, dan Provinsi Riau.

Perjuangan untuk mengusulkan Marhum Pekan sebagai Pahlawan Nasional telah berlangsung selama puluhan tahun.

Karena itu, pengakuan tersebut menjadi jawaban atas harapan masyarakat yang ingin jasa pendiri kota mendapat tempat terhormat dalam sejarah nasional.

“Ini bukan hanya kebanggaan bagi keluarga besar zuriat Kesultanan Siak, tetapi juga seluruh masyarakat Pekanbaru dan Riau. Ada nilai sejarah, perjuangan, dan identitas daerah yang akhirnya mendapatkan pengakuan secara nasional,” ujarnya.

Irfan berharap, momen tersebut tidak berhenti pada seremoni penganugerahan semata.

Sebaliknya, penghormatan kepada Marhum Pekan harus menjadi titik awal untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap sejarah dan perjuangan para pendiri daerah.

Lebih lanjut, Irfan menyampaikan pentingnya menjadikan sejarah Marhum Pekan sebagai pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda.

Menurutnya, generasi penerus harus mengetahui siapa tokoh yang berjasa membangun Kota Pekanbaru, bagaimana perjuangannya, serta nilai-nilai kepemimpinan yang diwariskan kepada masyarakat.

“Jangan sampai generasi muda hanya mengenal Pekanbaru sebagai kota modern, tetapi tidak mengetahui siapa pendirinya dan bagaimana sejarah kota ini dibangun. Sejarah harus menjadi bagian dari identitas dan kebanggaan kita,” ujarnya.

Ia juga berharap pemerintah kota, lembaga pendidikan, tokoh adat, dan masyarakat dapat bersama-sama menjaga serta melestarikan warisan sejarah Marhum Pekan.

Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah atau Marhum Pekan merupakan Sultan Siak Sri Indrapura ke-V yang memiliki peran penting dalam perkembangan kawasan Senapelan.

Kawasan tersebut kemudian berkembang menjadi pusat perdagangan dan permukiman yang menjadi cikal bakal Kota Pekanbaru.

Peran Marhum Pekan dalam membangun dan mengembangkan kawasan Senapelan menjadikannya sosok penting dalam sejarah terbentuknya Pekanbaru.

Bagi masyarakat Riau, penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Marhum Pekan merupakan pengakuan terhadap perjalanan panjang sejarah Melayu dan kontribusi Kesultanan Siak dalam membangun peradaban di wilayah tersebut.

Irfan berharap, penghormatan terhadap Marhum Pekan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan, menghargai sejarah, serta meneruskan semangat perjuangan para pendahulu.

“Ini momen untuk semakin mencintai Pekanbaru, menghargai sejarah, dan menjaga warisan para pendiri kota. Marhum Pekan telah mendirikan kota ini, dan menjadi tanggung jawab kita bersama untuk melanjutkan pembangunan dengan tetap berpegang pada nilai sejarah dan budaya,” pungkasnya menyudahi.

Penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Marhum Pekan menjadi catatan penting dalam sejarah Kota Pekanbaru.

Sebuah penghormatan yang bukan hanya mengangkat nama seorang tokoh, tetapi juga memperkuat kebanggaan masyarakat terhadap identitas dan sejarah daerahnya.

Reporter: Usman