Diskes Riau Buka Rumah Oksigen, 1 Dokter dan 2 Perawat Siaga

Rumah oksigen di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Jalan Cut Nyak Dien, Pekanbaru, disiagakan untuk membantu warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat kabut asap karhutla.
Penulis: Usman
Senin, 19 Oktober 2026 | 20:55:00 WIB

RIAUEXPOSE.COM PEKANBARU – Kabut asap yang kembali menyelimuti Provinsi Riau mendorong Dinas Kesehatan (Diskes) Riau mengaktifkan rumah oksigen untuk membantu warga terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Fasilitas berkapasitas tiga tempat tidur ini didukung satu dokter dan dua perawat yang disiagakan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Rumah oksigen tersebut berada di lingkungan Kantor Diskes Riau, Jalan Cut Nyak Dien, Kota Pekanbaru.

Fasilitas ini difungsikan untuk mengantisipasi gangguan kesehatan akibat paparan asap, terutama Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), iritasi mata, dan radang tenggorokan.

Kepala Diskes Riau, Zulkifli, mengatakan pengoperasian rumah oksigen merupakan respons terhadap meningkatnya intensitas kabut asap dalam beberapa hari terakhir.

“Rumah oksigen ini kami fungsikan karena eskalasi asap dalam beberapa hari terakhir meningkat,” ujar Zulkifli.

Ia menjelaskan, pengaktifan fasilitas tersebut juga menindaklanjuti arahan Gubernur Riau agar seluruh infrastruktur dan fasilitas kesehatan bersinergi, berkolaborasi, serta terintegrasi dalam mengantisipasi dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat.

Peralatan oksigen di rumah oksigen tersebut telah diuji fungsinya. Pelayanan medis didukung satu dokter dan dua perawat yang bersiaga secara bergantian antara rumah oksigen dan posko kesehatan di halaman Kantor Diskes Riau.

Selain rumah oksigen, Diskes Riau juga mengintegrasikan layanan posko kesehatan dengan Dokkes Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau.

Kolaborasi tersebut memperkuat kesiapsiagaan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang mengalami keluhan akibat paparan asap.

Sejak mulai beroperasi pada Senin sebelumnya, posko kesehatan Diskes Riau telah melayani 17 orang yang menjalani pemeriksaan dan mendapatkan pengobatan sesuai standar pelayanan kesehatan.

Menurut Zulkifli, keberadaan fasilitas tersebut diharapkan menjadi akses pertolongan bagi masyarakat di tengah kondisi kabut asap yang berpotensi mengganggu kesehatan.

Ia mengimbau warga yang mengalami keluhan seperti sesak napas, batuk, mata perih, maupun radang tenggorokan agar segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

Pelayanan rumah oksigen di Kantor Diskes Riau mengikuti jam kerja hingga Sabtu. Di luar waktu pelayanan tersebut, masyarakat tetap dapat mengakses bantuan medis melalui puskesmas, rumah sakit, serta posko kesehatan yang tersedia di kabupaten dan kota di Provinsi Riau.

Reporter: Usman