Profil Komjen Suyudi Akpol 1994, Calon Kapolri Usulan Prabowo
Riauexpose.com JAKARTA – Nama Komjen Pol Suyudi Ario Seto kini menjadi perhatian setelah Presiden Prabowo Subianto mengusulkannya sebagai calon Kapolri untuk menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Perwira tinggi Polri lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994 itu memiliki perjalanan karier panjang di bidang reserse hingga menduduki jabatan strategis di lingkungan Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN).
Usulan tersebut disampaikan Presiden Prabowo melalui Surat Presiden (Surpres) kepada DPR.
Komjen Suyudi yang saat ini menjabat sebagai Kepala BNN selanjutnya mengikuti tahapan uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR sebagai bagian dari proses penggantian Kapolri.
Komjen Suyudi Ario Seto lahir di Jakarta pada 14 Juli 1973. Ia merupakan lulusan Akpol 1994 dan dikenal memiliki latar belakang panjang di bidang reserse.
Setelah menyelesaikan pendidikan kepolisian, Suyudi melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2003 dan kemudian mengikuti pendidikan Sespimti Polri pada 2018.
Kariernya di bidang reserse dimulai di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Ia pernah menduduki sejumlah jabatan, antara lain Kanit II Resmob Polda Metro Jaya, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan hingga Kanit Resmob Bareskrim Polri.
Karier Komjen Suyudi kemudian berkembang ke tingkat kewilayahan. Ia pernah dipercaya menjadi Kapolsek Metro Tanah Abang dan Kapolsek Metro Penjaringan.
Setelah itu, ia dipercaya memimpin sejumlah kesatuan, mulai dari Kapolres Majalengka, Kapolres Bogor, Kapolresta Bogor Kota hingga Kapolres Metro Jakarta Pusat pada periode 2014–2017.
Pengalaman tersebut kemudian membawanya kembali ke jajaran reserse tingkat Mabes Polri.
Suyudi tercatat pernah menjabat sebagai Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus serta Wakil Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.
Pada 2023, Suyudi mendapat kepercayaan sebagai Wakapolda Metro Jaya. Setahun kemudian, ia dipercaya menjadi Kapolda Banten.
Jabatan tersebut diembannya hingga 2025 sebelum dimutasi sebagai Perwira Tinggi Bareskrim Polri dalam rangka penugasan di luar struktur organisasi. Pergantian tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri pada Agustus 2025.
Karier Komjen Suyudi kemudian berlanjut ke lembaga penanggulangan narkotika. Pada 25 Agustus 2025, Presiden Prabowo Subianto melantiknya sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).
Penugasan tersebut menempatkan Suyudi pada posisi strategis dalam penanganan persoalan narkotika nasional.
Kini, setelah lebih dari satu tahun memimpin BNN, nama Komjen Suyudi kembali berada di pusat perhatian nasional setelah Presiden Prabowo mengusulkannya sebagai calon Kapolri.
Dengan pengalaman panjang di bidang reserse, kepemimpinan kewilayahan, Bareskrim, Polda Metro Jaya, Polda Banten hingga BNN, perjalanan karier Komjen Suyudi Ario Seto menjadi salah satu perhatian dalam proses pergantian pucuk pimpinan Polri.
Tahapan selanjutnya berada di DPR melalui mekanisme uji kelayakan dan kepatutan sebelum proses pengangkatan Kapolri baru ditetapkan sesuai ketentuan yang berlaku.