Kisah Afif, Siswa MI Assidiqiyah Siak yang Masuk Final MTQ Nasional

Afif Muhammad Thoifur, siswa kelas VI MI Assidiqiyah Siak, Riau, berhasil melaju ke babak final cabang Tartil Al-Qur’an Putra pada MTQN XXXI 2026 di Semarang. (istimewa).
Penulis: Dolly Sandro
Minggu, 20 September 2026 | 07:54:00 WIB

Riauexpose.com SEMARANG — Dari kebiasaan melantunkan ayat suci Al-Qur’an sejak usia dini, nama Afif Muhammad Thoifur, siswa kelas VI MI Assidiqiyah Kabupaten Siak, Riau, kini sampai di panggung nasional.

Pada debutnya di Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) XXXI Tahun 2026 di Semarang, Jawa Tengah, Afif berhasil menembus babak final cabang Tartil Al-Qur’an Putra.

Prestasi tersebut diraih Afif setelah melewati babak penyisihan yang berlangsung Jumat (18/9/2026).

Ia tampil di Studio Catwalk Balai Besar Vokasi dan Produktivitas (BBVP) Kementerian Ketenagakerjaan Semarang sebagai peserta yang mewakili Provinsi Riau dari Kabupaten Siak.

Bagi Afif, tampil di MTQN XXXI merupakan pengalaman pertamanya mengikuti kompetisi MTQ di tingkat nasional. Rasa gugup sempat dirasakan sebelum memasuki arena perlombaan.

Namun begitu, siswa MI Assidiqiyah Siak itu berusaha menjaga konsentrasi dan mengingat kembali persiapan yang telah dilakukan bersama guru serta pelatih.

“Awalnya sedikit gugup karena ini pertama kali tampil di MTQ Nasional. Tapi Afif berusaha untuk tetap fokus dan memberikan yang terbaik,” ujar Afif.

Usai menyelesaikan penampilannya, Afif mengaku lega dan bersyukur. Kesempatan membawa nama Provinsi Riau di panggung nasional menjadi pengalaman berharga bagi dirinya.

Ada satu kebiasaan yang dilakukan Afif sebelum tampil. Ia terlebih dahulu menelepon kedua orang tuanya untuk meminta doa dan dukungan.

Doa keluarga menjadi salah satu penyemangat bagi Afif untuk tampil lebih tenang dan percaya diri hingga akhirnya berhasil mengamankan tiket ke babak final.

Perjalanan Afif menuju panggung nasional bukanlah sesuatu yang datang secara tiba-tiba. Kecintaannya terhadap Al-Qur’an telah tumbuh sejak usia dini di lingkungan keluarga.

Menurut keterangan Kementerian Agama, bahkan sebelum memasuki taman kanak-kanak, Afif sudah mampu membaca Al-Qur’an. Ia juga dikenal gemar bersenandung dan melantunkan ayat-ayat suci.

Kebiasaan tersebut kemudian terus diasah melalui pendidikan, bimbingan guru dan latihan bersama pelatih hingga membawanya tampil dalam MTQN XXXI di Semarang.

Di luar aktivitasnya membaca Al-Qur’an, Afif tetap menjalani keseharian layaknya anak seusianya. Ia memiliki kegemaran membuat berbagai kerajinan dari karton, termasuk miniatur masjid dan mobil-mobilan.

Namun, dari rumah di Kabupaten Siak itulah kecintaannya terhadap Al-Qur’an terus tumbuh hingga akhirnya terdengar di panggung nasional.

Afif merupakan putra pasangan Syafi’i dan Etiana. Bagi keluarga, keberhasilan Afif menembus final MTQN XXXI bukan sekadar capaian dalam sebuah perlombaan, tetapi menjadi pengalaman berharga dalam perjalanan seorang anak mencintai Al-Qur’an.

Sang ayah, Syafi’i, mengaku bangga dan terharu melihat putranya mampu mencapai babak final.

“Bangga dan terharu melihat Afif bisa sampai ke babak final. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi Afif dan keluarga. Semoga apa yang sudah dilaluinya menjadi motivasi untuk terus belajar dan mencintai Al-Qur’an,” kata Syafi’i.

Dukungan juga datang dari para guru, pelatih dan pendamping. Keluarga secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Ustadz Yuhendri Tarmizi dan Ustadz Indra Gunawan yang memberikan bimbingan serta motivasi selama persiapan dan rangkaian MTQN XXXI.

Afif sendiri turut menyampaikan terima kasih kepada orang tua, guru, pelatih, pendamping dan seluruh pihak yang memberikan doa serta dukungan.

“Terima kasih kepada orang tua, guru, pelatih dan pendamping dan semua yang mendoakan Afif yang sudah membimbing dan memberikan semangat kepada saya. Berkat dukungan mereka, saya bisa tampil maksimal,” ungkap Afif.

Keberhasilan Afif menjadi bagian dari capaian Kafilah Riau pada MTQN XXXI 2026. Selain Afif pada cabang Tartil Al-Qur’an Putra, dua peserta Riau lainnya juga berhasil melaju ke babak final, yakni Rizky Arya Dinata pada cabang Tilawah Anak-Anak dan Bayu Wibisono Damanik pada cabang Hifzil Qur’an 30 Juz.

Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, mengapresiasi perjuangan para peserta yang berhasil menembus babak final MTQN XXXI.

Ia berharap capaian tersebut menjadi motivasi bagi peserta Kafilah Riau lainnya sekaligus generasi muda di Provinsi Riau untuk terus meningkatkan kemampuan di bidang Al-Qur’an.

Bagi Afif, perjalanan menuju final MTQ Nasional 2026 menjadi babak penting dalam perjalanan hidupnya.

Dari seorang siswa kelas VI MI Assidiqiyah di Siak yang terbiasa melantunkan Al-Qur’an sejak kecil, kini suaranya telah sampai ke panggung nasional.

Perjalanan Afif memperlihatkan bahwa prestasi seorang anak tidak lahir dalam satu malam. Ada keluarga yang menanamkan kecintaan, guru yang membimbing, pelatih yang mengasah kemampuan, serta doa yang mengiringi setiap langkah.

Reporter: Dolly Sandro