25 Hotspot Terdeteksi di Riau, Satgas Berhasil Padamkan Karhutla dengan Water Bombing

25 Hotspot Terdeteksi di Riau, Satgas Berhasil Padamkan Karhutla dengan Water Bombing
Penulis: riauexpose
Jumat, 07 Agustus 2026 | 22:03:45 WIB

Riauexpose.com PEKANBARU – Upaya tanpa henti Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Riau mulai membuahkan hasil. Dari 25 titik panas (hotspot) yang terdeteksi tersebar di enam kabupaten dan kota, sebagian besar kebakaran berhasil dipadamkan berkat operasi terpadu personel darat yang diperkuat helikopter water bombing.

Meski demikian, petugas masih berjibaku melakukan pendinginan di sejumlah kawasan gambut untuk memastikan bara api benar-benar padam dan tidak kembali memicu kebakaran.

Tim gabungan yang terdiri dari personel TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta dukungan helikopter water bombing berhasil mengendalikan sebagian besar titik kebakaran di titik kebakaran di sejumlah wilayah rawan.

Berdasarkan laporan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Karhutla Provinsi Riau, Jumat (7/8/2026), BMKG mendeteksi 25 titik panas (hotspot) yang tersebar di enam kabupaten dan kota di Provinsi Riau.

Meski jumlah hotspot masih terpantau, kondisi di lapangan terus menunjukkan tren membaik karena sebagian besar lokasi telah berhasil dipadamkan.

Kepala Bidang Kedaruratan BPBD dan Damkar Provinsi Riau, Jim Ghafur, mengatakan seluruh personel Satgas Karhutla tetap disiagakan penuh mengingat karakteristik lahan gambut yang masih berpotensi menyimpan bara api di bawah permukaan tanah.

“Alhamdulillah, beberapa lokasi sudah berhasil dipadamkan dan sebagian lainnya hanya menyisakan asap tipis. Namun petugas tetap melakukan pendinginan dan pemantauan agar api tidak muncul kembali, terutama di lahan gambut yang berpotensi menyimpan bara di bawah permukaan,” ujar Ghafur.

Menurutnya, kondisi cuaca dan arah angin masih menjadi tantangan utama dalam operasi pemadaman. Karena itu, seluruh unsur Satgas terus melakukan patroli dan pemantauan intensif agar api tidak kembali meluas.

Untuk lokasi yang masih ditemukan titik api seperti Sungai Guntung Hilir di Kabupaten Indragiri Hulu serta Pasir Limau Kapas di Kabupaten Rokan Hilir, proses pemadaman terus dilakukan melalui operasi gabungan darat yang diperkuat penyiraman udara menggunakan helikopter water bombing.

“Target kami api dapat segera dipadamkan sepenuhnya sehingga tidak meluas ke wilayah lain,” tegasnya.

Di Desa Mak Teduh, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, kebakaran berhasil dipadamkan sepenuhnya setelah operasi terpadu yang melibatkan tim darat dan helikopter water bombing.

Sementara di Kelurahan Kerumutan, petugas masih melakukan pendinginan guna memastikan tidak ada bara api yang kembali menyala.

Operasi serupa juga berlangsung di kawasan Sungai Guntung Tengah, Kecamatan Rengat, yang berada di kawasan Suaka Margasatwa Kerumutan.

Helikopter water bombing masih terus melakukan penyiraman untuk mempercepat proses pemadaman.

Perkembangan positif juga terjadi di Desa Teluk Kiambang, Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir, di mana kebakaran berhasil dikendalikan dan kini hanya menyisakan asap tipis yang masih dipantau petugas.

Di sisi lain, Satgas bergerak cepat menangani kemunculan titik kebakaran baru di Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir.

Tim gabungan bersama helikopter water bombing langsung diterjunkan untuk mencegah api meluas ke kawasan sekitar.

Meski tren penanganan Karhutla di Riau terus menunjukkan hasil yang menggembirakan, Pemerintah Provinsi Riau bersama Satgas Karhutla menegaskan kewaspadaan tetap menjadi prioritas selama musim kemarau.

Masyarakat diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan kebakaran tidak berkembang menjadi lebih luas.

"BACA JUGA" Siaga Karhutla 2026! TNI-Polri, MPA dan Perusahaan Bersatu di Bungaraya Kalapas Pekanbaru Yuniarto Dimutasi Usai Napi Narkoba Kabur Saat Izin Berobat, Ini Penggantinya Embat Motor Warga Siak, Mantan Napi Asal Pekanbaru Diamuk Massa, Satu Rekannya Kabur

Reporter: riauexpose