Bupati Afni Sampaikan Duka ke Keluarga Bocah Tenggelam di Turap, Perintahkan Maksimalkan Pencarian

Bupati Afni Sampaikan Duka ke Keluarga Bocah Tenggelam di Turap, Perintahkan Maksimalkan Pencarian
Penulis: riauexpose
Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:44:22 WIB

Riauexpose.com SIAK – Duka menyelimuti Kabupaten Siak. Setibanya dari agenda pemerintahan di Jakarta, Bupati Siak Afni Z langsung menuju Dermaga Turap depan Kelenteng Siak untuk menemui keluarga Muhammad Shidqie Saputra (13), bocah yang tenggelam di Sungai Siak.

Di hadapan kedua orang tua korban, Afni menyampaikan belasungkawa mendalam sekaligus menginstruksikan seluruh anak buahnya di jajaran pemerintah daerah dan tim gabungan agar mengerahkan seluruh kemampuan demi mempercepat proses pencarian korban.

Dalam kunjungan tersebut, Afni berkoordinasi langsung dengan seluruh unsur yang terlibat, mulai dari Basarnas, TNI Angkatan Laut, Polri, BPBD, KSOP, penyelam tradisional, nelayan hingga masyarakat yang ikut membantu proses pencarian.

Afni meminta seluruh jajarannya tidak mengendurkan upaya pencarian, terutama karena hari kedua hingga hari ketiga merupakan fase yang dinilai paling menentukan dalam operasi pencarian korban tenggelam.

“Kita kerahkan semua armada yang bisa digunakan, baik kapal pemerintah maupun kapal masyarakat. Kami juga sudah berkoordinasi dengan KSOP dan kapal-kapal yang melintas agar segera memberikan informasi apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban,” ujar Afni.

Korban diketahui bernama Muhammad Shidqie Saputra (13), warga Jalan Raja Kecik, Kecamatan Siak.

Remaja tersebut merupakan putra dari Endang Saputra (49). Ia dilaporkan tenggelam pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 15.10 WIB di perairan Sungai Siak.

Di hadapan keluarga korban, Afni menyampaikan rasa duka yang mendalam. Menurutnya, musibah tersebut bukan hanya menjadi kehilangan bagi keluarga, tetapi juga duka bagi seluruh masyarakat Kabupaten Siak.

“Ini menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi kita semua. Pemerintah daerah akan menjadikannya sebagai bahan evaluasi agar ke depan pengawasan dan aspek keselamatan di kawasan sungai dapat ditingkatkan,” katanya.

Sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah, Pemkab Siak terus mengoptimalkan pencarian dengan mengerahkan armada pemerintah, kapal nelayan serta penyelam tradisional yang telah berpengalaman melakukan pencarian di Sungai Siak.

Selain itu, Afni juga menginstruksikan evaluasi terhadap sistem keselamatan di kawasan Sungai Siak.

Pemerintah berencana menyiapkan pos pengamanan di titik-titik rawan yang dilengkapi pelampung dan peralatan keselamatan untuk meminimalkan risiko kecelakaan di masa mendatang.

Menurutnya, kondisi Sungai Siak tidak boleh dianggap aman hanya karena permukaannya terlihat tenang.

Arus bawah sungai memiliki kekuatan yang cukup besar dan dapat membahayakan siapa saja yang beraktivitas di sekitarnya.

“Arus Sungai Siak tidak bisa dianggap sepele. Kami mengimbau masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja, agar tidak berenang di lokasi yang tidak aman demi menghindari kejadian serupa,” ungkapnya.

Di sana, Afni mengajak seluruh masyarakat Siak bersama-sama mendoakan agar Muhammad Shidqie Saputra segera ditemukan.

“Tadi keluarga korban menyampaikan harapan agar peristiwa ini menjadi yang terakhir. Mudah-mudahan kita semua dapat mengambil hikmah dari kejadian ini dan menjadikannya sebagai evaluasi bersama. Jangan saling menyalahkan, mari bersama-sama mengirimkan doa agar korban segera ditemukan,” tutupnya.

Pemerintah Kabupaten Siak juga mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di kawasan Sungai Siak dan mematuhi setiap imbauan petugas guna mencegah terulangnya peristiwa serupa.

"BACA JUGA" Menteri PU Dody Hanggodo Kaji Pembangunan Tol Pekanbaru–Kuansing PUPR Riau Perbaiki Ruas Jalan Simpang Maredan-Buatan Sepanjang 6 Km, 92 Titik Ditangani Polda Riau Bongkar Makam Remaja di Rumbai untuk Autopsi, Dalami Dugaan Kasus Perlindungan Anak

Reporter: riauexpose