Tiga Wanita Tewas Usai Ambulans Tabrak Truk Trailer di Tol Pekanbaru-Dumai, Perawat Jadi Korban

Tiga Wanita Tewas Usai Ambulans Tabrak Truk Trailer di Tol Pekanbaru-Dumai, Perawat Jadi Korban
Penulis: riauexpose
Senin, 08 Juni 2026 | 11:27:48 WIB

Riauexpose.com || Satu unit ambulans yang melaju menuju Pekanbaru mengalami kecelakaan maut usai menabrak truk trailer di Tol Permai  KM 25/800 Jalur B, Minggu (7/6/2026) malam sekitar pukul 23.45 WIB.

Benturan keras tersebut menyebabkan ambulans terbalik di badan jalan tol Permai dan merenggut nyawa tiga wanita yang berada di dalam mobil yang sedang merujuk pasien ke ibukota Provinsi Riau Pekanbaru.

Salah satu korban diketahui merupakan seorang tenaga medis yang tengah bertugas mendampingi rombongan ambulans.

Berdasarkan data yang dihimpun, kecelakaan melibatkan mobil ambulans BM 7113 P dan truk trailer B 9694 UIZ.

Insiden ini langsung mendapat penanganan cepat dari personel Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR) Ditlantas Polda Riau karena masuk kategori kecelakaan lalu lintas berat.

Kasat PJR Ditlantas Polda Riau, AKBP Eko Baskara, mengatakan dugaan sementara kecelakaan terjadi akibat pengemudi ambulans kehilangan kendali (off control) saat melintas di lokasi kejadian.

"Setibanya di KM 25/800 Jalur B, ambulans menabrak bagian samping kiri truk trailer yang berada di depannya. Pengemudi ambulans kemudian membanting setir ke kanan, namun kendaraan kehilangan keseimbangan hingga terbalik," ujar Eko, Senin (8/6/2026).

Ambulans tersebut dikemudikan oleh Doni Afrizal (39), warga Jalan Sekip, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir.

Saat kejadian, kendaraan diketahui bergerak dari arah Bathin Solapan menuju Kota Pekanbaru.

Akibat kecelakaan itu, tiga penumpang perempuan meninggal dunia di lokasi kejadian. Mereka masing-masing adalah Ade Misra (38), Kasih Afrianti (38), dan Winda Handasari (37).

Dua korban merupakan ibu rumah tangga, sementara Winda Handasari diketahui berprofesi sebagai perawat yang ikut dalam perjalanan tersebut.

Selain korban meninggal dunia, satu penumpang lainnya berhasil selamat dan hanya mengalami luka ringan.

Sementara itu, pengemudi truk trailer dikabarkan melarikan diri usai kecelakaan terjadi.

Polisi kini masih melakukan pengejaran untuk mengungkap secara utuh penyebab insiden maut tersebut.

"Kami masih melakukan pencarian terhadap pengemudi truk trailer yang meninggalkan lokasi kejadian setelah kecelakaan berlangsung," kata Eko.

Selain menimbulkan korban jiwa, kecelakaan tersebut juga menyebabkan kerusakan parah pada ambulans dengan total kerugian material diperkirakan mencapai Rp50 juta.

Petugas Sat PJR Ditlantas Polda Riau telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat, serta mengamankan sejumlah barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.

Saat ini, penanganan perkara beserta barang bukti telah dilimpahkan ke Unit Laka Lantas Polsek Kandis, Polres Siak guna proses penyidikan lebih lanjut.

Reporter: riauexpose