Tampak depan Hotel Hollywood di Riau

8 Bulan Air Tak Mengalir, Warga Tanjung Datuk Tetap Ditagih PDAM Tirta Siak

C26E6F92 B495 45B7 B410 1B3BAAF44A76
Potret kediaman warga Tanjung Datuk Gg Tanjung Karang yang aliran air PDAM ke rumahnya mengalami gangguan sejak 8 bulan terakhir (istimewa).

PEKANBARU riauexpose.com– Warga Tanjung Datuk, Gang Tanjung Karang, Kelurahan Pesisir, Kota Pekanbaru, mengeluhkan buruknya pelayanan air bersih dari PDAM Tirta Siak.

Salah seorang warga, May, mengaku kecewa berat. Pasalnya, sudah sekitar delapan bulan terakhir air PDAM tidak lagi mengalir ke rumahnya.

Promo Fakultas Hukum UPBI

Fakultas Hukum UPBI

Diperparah lagi dengan kondisi, meski suplai air terhenti, tagihan biaya beban tetap dikirim setiap bulan ke rumah warga.

“Sudah delapan bulan air tak jalan. Tapi tagihan tetap ada. Seharusnya kalau air tidak mengalir, ada kebijakan dong sebelum kami diminta bayar kewajiban,” ujar May kepada media, Ahad (22/2) siang.

May menuturkan, saat aliran air normal, ia rutin membayar tagihan sebesar Rp300 ribu hingga Rp400 ribu per bulan. Namun sejak distribusi air terhenti, ia terpaksa mencari alternatif dengan mengambil air dari masjid yang tidak jauh dari rumahnya.

Bahkan, ia harus membeli selang panjang untuk mengalirkan air ke kediamannya.

“Kami ini pelanggan resmi. Tapi pelayanan seperti ini sangat merugikan. Bayar tetap diminta, sementara air tidak ada,” keluhnya.

Keluhan serupa disebut juga dialami warga lain di wilayah tersebut. Hampir seluruh pelanggan di kawasan itu mengalami persoalan yang sama, yakni air tidak mengalir dalam waktu lama tanpa kejelasan solusi.

Saat dikonfirmasi, salah satu perwakilan PDAM Tirta Siak bernama Wulan hanya meminta nomor ID pelanggan.

Padahal, menurut warga, persoalan ini bukan kasus individual, melainkan terjadi secara merata di lingkungan mereka.

Lebih jauh, Wulan dinilai enggan memberikan penjelasan terbuka.

Ia disebut tidak bersedia berkomunikasi melalui sambungan telepon dan hanya merespons lewat pesan singkat, tanpa memberikan keterangan detail terkait penyebab dan solusi atas terhentinya distribusi air.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar terkait komitmen pelayanan publik dari perusahaan daerah milik Pemko Pekanbaru tersebut.

Warga berharap ada transparansi, evaluasi menyeluruh, serta kebijakan adil terhadap pelanggan yang tidak menikmati layanan, namun tetap dibebani tagihan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi terkait penyebab gangguan distribusi air yang telah berlangsung berbulan-bulan tersebut meski media telah melayangkan pertanyaan ke salah seorang karyawan PDAM Tirta Siak bernama Wulan.

69 / 100 Skor SEO
https://riauexpose.com/wp-content/uploads/2024/06/Merah-Ilustratif-Modern-Dirgahayu-Bhayangkara-Instagram-Story_20240629_090843_0000.png