Pencarian

Kapolri Suyudi Sebulan Menjabat, Sambangi Mitra Kerja dan Ziarah Tokoh Bangsa

Kapolri Suyudi Ario Seto memperkuat sinergi dengan TNI, Kejagung dan MA serta berziarah ke makam Gus Dur dan Marsinah pada awal kepemimpinannya.

Dolly Sandro
Dolly Sandro Reporter · Minggu, 18 Oktober 2026 · 17:10:00 WIB · Editor: Redaksi
Kapolri Suyudi Sebulan Menjabat, Sambangi Mitra Kerja dan Ziarah Tokoh Bangsa
Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto saat menjalani rangkaian kegiatan ziarah ke makam tokoh bangsa pada awal masa kepemimpinannya, Oktober 2026.

RIAUEXPOSE.COM, JAKARTA – Baru sebulan mengemban amanah sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menunjukkan langkah kepemimpinannya melalui penguatan silaturahmi antarlembaga, koordinasi penegakan hukum, serta penghormatan terhadap jasa para tokoh bangsa.

Sejak dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 1 Oktober 2026, Suyudi mulai membangun komunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Mulai dari unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kejaksaan Agung, hingga Mahkamah Agung (MA), rangkaian kegiatannya mencerminkan pentingnya kebersamaan dalam menjaga stabilitas nasional dan mewujudkan keadilan bagi masyarakat.

Langkah tersebut tidak hanya berkaitan dengan koordinasi kelembagaan. Kunjungan dan ziarah yang dilakukan Suyudi juga menghadirkan pesan tentang kerendahan hati, penghormatan terhadap sejarah, serta kesadaran bahwa jabatan merupakan amanah untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.

Hubungan antara Polri dan TNI menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga keamanan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Bagi Suyudi, sinergi TNI-Polri merupakan bagian dari tanggung jawab bersama untuk menjaga kedaulatan, melindungi masyarakat, dan memastikan kehidupan berbangsa tetap berjalan aman serta kondusif.

Komitmen serupa juga terlihat ketika Suyudi menyambangi Kejaksaan Agung dan bertemu Jaksa Agung ST Burhanuddin pada Rabu (14/10/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Kapolri menekankan pentingnya membangun hubungan kerja yang semakin baik antara Polri dan Kejaksaan, terutama dalam mendukung pelaksanaan sistem peradilan pidana.

“Pada pagi hari ini kami selaku pejabat Kapolri yang baru tentunya harus bersilaturahmi kepada rekan-rekan kerja kami. Yang pertama ini adalah Pak Jaksa Agung,” ujar Suyudi kala itu.

Ia berharap, komunikasi dan sinergi yang telah terjalin selama ini dapat terus diperkuat demi menghadirkan kepastian hukum dan keadilan bagi masyarakat.

Upaya memperkuat hubungan antarlembaga berlanjut ketika Suyudi bersama jajaran pejabat utama Mabes Polri mengunjungi Mahkamah Agung Republik Indonesia di Jakarta, Rabu (14/10/2026).

Kedatangan rombongan Polri disambut Ketua Mahkamah Agung Sunarto beserta jajaran pimpinan dan hakim agung.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari silaturahmi pejabat baru sekaligus penguatan koordinasi antara kepolisian dan lembaga peradilan dalam sistem peradilan pidana terpadu.

“Ini adalah bentuk koordinasi sekaligus silaturahmi sebagai pejabat baru, agar kita semua bagian dari penegak justice system ini bisa lebih solid, lebih kuat, dan lebih koordinatif dan kolaboratif dalam pelaksanaan tugas ke depan,” kata Suyudi.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas sambutan Ketua MA dan seluruh jajaran.

Di tengah agenda penguatan hubungan kelembagaan, Suyudi juga melakukan perjalanan yang sarat makna kebangsaan.

Pada Sabtu (17/10/2026), Kapolri berziarah ke makam Presiden ke-4 Republik Indonesia, KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, di Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Ziarah tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap jasa Gus Dur sebagai tokoh bangsa yang memiliki peran penting dalam perjalanan demokrasi, kehidupan kebangsaan, dan hubungan antarkelompok masyarakat di Indonesia.

Kegiatan itu menjadi momen untuk mempererat silaturahmi dengan para ulama dan lingkungan pesantren. Hubungan antara kepolisian, tokoh agama, dan masyarakat dinilai penting dalam merawat persatuan serta menjaga kehidupan sosial yang damai.

Pada hari yang sama, Suyudi juga berziarah ke makam Marsinah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Marsinah dikenal sebagai aktivis buruh yang menjadi simbol perjuangan hak-hak pekerja dan keadilan sosial di Indonesia. Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Suyudi bersama rombongan mengikuti doa bersama dan menaburkan bunga sebagai bentuk penghormatan.

Ia juga mengunjungi Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, untuk melihat dokumentasi perjalanan hidup serta perjuangan tokoh buruh tersebut.

Rangkaian kegiatan Suyudi pada bulan pertama kepemimpinannya memperlihatkan dua hal penting, penguatan kerja sama kelembagaan dan penghormatan terhadap warisan sejarah bangsa.

Kerendahan hati seorang pemimpin tidak semata-mata diukur dari sikap personal, melainkan juga dari kesediaannya membangun komunikasi, menghormati kewenangan pihak lain, dan menempatkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun golongan.

Demikian pula nasionalisme tidak berhenti pada simbol atau seremonial. Nilai kebangsaan perlu diwujudkan melalui kerja nyata, penegakan hukum yang adil, perlindungan terhadap masyarakat, serta komitmen menjaga persatuan di tengah keberagaman.

Bagi Polri, tantangan berikutnya adalah menerjemahkan semangat tersebut ke dalam pelayanan publik yang responsif, penegakan hukum yang profesional, dan tindakan anggota yang dapat dipertanggungjawabkan.

Sebulan pertama kepemimpinan Suyudi pun menjadi momen awal untuk memperkuat kerja sama dan pengabdian. Harapannya, sinergi antarlembaga yang dibangun dari pusat hingga daerah dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Amanah sebagai Kapolri bukan sekadar kehormatan menduduki jabatan tertinggi di tubuh Polri, melainkan tanggung jawab besar untuk menjaga keamanan, menegakkan hukum, dan memastikan negara hadir melindungi seluruh rakyat Indonesia.

Follow riauexpose.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Dolly Sandro
Profil Penulis Dolly Sandro

Editor: Redaksi

Lihat Profil

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks