Avanza Hantam Beton U-Turn Tol Permai: Dua Wanita Tewas, Tujuh Luka Parah

Satu unit mobil Toyota Avanza bernomor polisi BK 1965 YR yang membawa sembilan penumpang menghantam beton pembatas jalan (U-Turn) di KM 14 B
Satu unit Toyota Avanza mengalami Laka-Lantas di Km 15 B Tol Permai.

Riauexpose.com || Kecelakaan maut kembali terjadi di ruas Tol Pekanbaru–Dumai (Permai) Kamis (21/5/2026).

Satu unit mobil Toyota Avanza bernomor polisi BK 1965 YR yang membawa sembilan penumpang menghantam beton pembatas jalan (U-Turn) di KM 14 B.

Promo Fakultas Hukum UPBI

Fakultas Hukum UPBI

Idul Fitri

Selamat dan sukses ketua DPD KAI Riau

Benturan keras itu menewaskan dua penumpang di lokasi kejadian dan menyebabkan tujuh lainnya mengalami luka serius.

Peristiwa tragis tersebut diduga dipicu sopir yang mengalami microsleep atau tertidur sesaat saat mengemudi.

Dalam hitungan detik, kendaraan yang melaju dari arah Bathin Solapan menuju Pekanbaru itu hilang kendali sebelum menghantam beton pembatas dengan keras.

Akibat benturan tersebut, bagian depan kendaraan ringsek parah. Dua penumpang perempuan, yakni Lama Br Pasaribu dan Guen Br Manurung, meninggal dunia di tempat kejadian.

Sementara tujuh korban lainnya, termasuk pengemudi bernama Doni Pardede (22), mengalami luka-luka.

Enam orang dilaporkan mengalami luka berat dan satu korban luka ringan. Seluruh korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Awal Bros Jalan Ahmad Yani Pekanbaru untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Kasat PJR Ditlantas Polda Riau, Eko Baskara menegaskan bahwa keselamatan korban menjadi prioritas utama petugas dalam setiap penanganan kecelakaan lalu lintas di jalan tol.

“Setiap ada kejadian laka lantas, kita fokus kepada penyelamatan nyawa korban terlebih dahulu dan mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan agar aktivitas lalu lintas di jalan tol tetap berjalan tertib, aman, dan lancar,” ujar AKBP Eko Baskara.

Proses evakuasi berlangsung cepat dengan melibatkan personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau, tiga unit ambulans, dan dua kendaraan derek.

Petugas juga langsung melakukan pengaturan arus lalu lintas guna mencegah kemacetan panjang di lokasi kejadian.

Akibat kecelakaan tunggal tersebut, kerugian materiel diperkirakan mencapai Rp50 juta.

Saat ini kasus laka maut itu telah dilimpahkan dan ditangani lebih lanjut oleh Unit Laka Polsek Minas, Polres Siak.

Exit mobile version