Lion Air Gagal Mendarat di SSK II Pekanbaru, Ini Penyebabnya

Lion Air gagal mendarat di Pekanbaru akibat jarak pandang rendah, dialihkan ke Batam.
Penulis: Usman
Minggu, 13 September 2026 | 13:32:00 WIB

Riauexpose.com PEKANBARU – Jarak pandang rendah di sekitar landasan pacu membuat pesawat Lion Air rute Jakarta–Pekanbaru gagal mendarat di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Minggu (13/9/2026) pagi.

Pesawat Boeing 737-900ER dengan nomor penerbangan JT292 itu akhirnya dialihkan (divert) ke Bandara Hang Nadim, Batam.

Pesawat Lion Air JT292/LNI292 tersebut sebelumnya bertolak dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Jakarta, sekitar pukul 05.32 WIB. Penerbangan dijadwalkan tiba di Pekanbaru sekitar pukul 07.00 WIB.

Namun, ketika memasuki wilayah udara Pekanbaru, pesawat sempat melakukan beberapa kali putaran sebelum akhirnya diarahkan menuju Batam.

Kondisi tersebut terjadi ketika jarak pandang (visibility) di sekitar Bandara SSK II Pekanbaru berada pada kondisi rendah.

Situasi ini menjadi pertimbangan penting dalam menentukan keputusan pendaratan demi menjaga keselamatan penerbangan.

Executive General Manager (EGM) Bandara SSK II Pekanbaru, Achmad, membenarkan adanya penerbangan Lion Air yang dialihkan ke Batam.

“Info dari Tower bahwa pesawat Lion divert to BTH karena jarak pandang/visibility rendah ketika pesawat Lion mau landing, insight at the runway minimum 400 ft,” kata Achmad.

Rendahnya jarak pandang di Pekanbaru dalam beberapa waktu terakhir juga menjadi perhatian di tengah kondisi Karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah Riau.

Asap akibat kebakaran hutan dan lahan dapat menjadi salah satu faktor yang berpengaruh terhadap kualitas udara dan jarak pandang.

Namun begitu, penyebab spesifik rendahnya visibility saat penerbangan JT292 dialihkan tetap mengacu pada informasi operasional penerbangan dan pihak berwenang.

Sementara itu, pesawat Citilink dengan rute Jakarta–Pekanbaru yang sebelumnya juga sempat berputar di wilayah udara Pekanbaru akhirnya berhasil mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru.

Berbeda dengan Citilink, Lion Air JT292 kemudian diputuskan untuk mengalihkan penerbangan ke Bandara Hang Nadim Batam.

Berdasarkan pantauan Flightradar24, perubahan tujuan penerbangan terjadi setelah pesawat berada di sekitar wilayah udara Pekanbaru.

Pesawat yang semula menuju Pekanbaru kemudian melanjutkan penerbangan ke Batam.

Pengalihan penerbangan atau divert merupakan langkah operasional yang dapat dilakukan ketika kondisi di bandara tujuan dinilai belum memungkinkan untuk pendaratan secara aman.

Reporter: Usman