Pekanbaru. riauexpose.Com – M2000 Production kini genap berusia 26 tahun. Bagi sang pendiri, Tony Roy, usia tersebut bukan sekadar angka, melainkan perjalanan panjang penuh perjuangan hingga dirinya dikenal di dunia musik seperti saat ini.
Di tengah persaingan industri musik yang semakin kompetitif, Tony Roy mengaku sudah melewati berbagai fase jatuh bangun.
Semua pengalaman itu, kata pria yang akrab disapa Master itu, menjadi pelajaran berharga dalam perjalanan kariernya.
Tony mengenang salah satu masa paling pahit dalam hidupnya terjadi pada 2012 silam, ketika ia resign dari manajemen MP Club.
“Waktu itu rasanya dunia mau kiamat. Semua akses seperti ditutup,” kenangnya.
Meski begitu, Tony Roy tidak menyerah. Ia tetap bertahan di dunia musik dan terus berjuang membangun kariernya dari nol.
Dalam masa sulit tersebut, dukungan dari sang istri tercinta, Ny. Rinal Sil, menjadi kekuatan terbesar baginya.
“Ujian terberat seorang wanita adalah saat pasangannya berada di fase terendah. Alhamdulillah, istri saya selalu setia mendampingi dan mensupport saya untuk bangkit dan maju,” ujarnya.
Selain dukungan keluarga, Tony juga menjaga pola hidup sehat. Ia mengaku rutin berolahraga, termasuk Muay Thai, yang membuat pikirannya tetap jernih dan positif.
“Olahraga membuat saya tetap berpikir positif dan tidak jatuh ke pergaulan negatif seperti narkoba,” katanya.
Perjuangan panjang itu akhirnya membuahkan hasil. Pada 2022, Tony Roy berhasil meraih Juara 1 Tampil di Live Bigo, sebuah pencapaian yang memberinya penghasilan fantastis hingga miliaran rupiah.
Saat ditanya mengenai total hadiah yang diperoleh, Tony hanya tersenyum.
“Lumayan besar, pokoknya lebih dari Rp2 miliar,” ujarnya.
Menariknya, seluruh penghasilan tersebut ia percayakan kepada sang istri untuk dikelola.
“Saya serahkan ke istri. Dia pintar mengelola keuangan, sehingga kami bisa berada di titik seperti sekarang,” ungkapnya.
Kini, sebagai mentor bagi banyak musisi muda di M2000 Production, Tony Roy selalu menekankan satu hal penting dalam berkarier di dunia hiburan yakni attitude.
Menurutnya, bakat saja tidak cukup untuk meraih kesuksesan.
“Modal utama itu attitude. Orang hebat tanpa attitude tidak akan pernah punya nama besar,” pungkasnya.






