Pencarian

Sutra Ningsih Menang Pilpung Tumang, Raih 96 Suara, Ini Visinya

Sutra Ningsih meraih 96 suara dalam pemilihan Penghulu PAW Kampung Tumang, Siak. Ia berkomitmen memulihkan kepercayaan warga dan memajukan kampung.

Dolly Sandro
Dolly Sandro Reporter · Rabu, 21 Oktober 2026 · 23:49:00 WIB · Editor: Redaksi
Sutra Ningsih Menang Pilpung Tumang, Raih 96 Suara, Ini Visinya
Sutra Ningsih meraih 96 suara dan terpilih sebagai pemenang Pemilihan Penghulu Antarwaktu Kampung Tumang, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak. (dok foto: istimewa)

RIAUEXPOSE.COM SIAK – Sutra Ningsih, S.Pd., M.Si., keluar sebagai pemenang Pemilihan Penghulu Antarwaktu (PAW) Kampung Tumang, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak, Rabu (21/10/2026).

Sebagai kandidat wanita satu-satunya, ia meraih suara terbanyak dengan perolehan 96 suara, mengungguli dua kandidat lainnya, Nurkholiq dan Bantarangin.

Dalam pemilihan tersebut, Nurkholiq memperoleh 78 suara, sedangkan Bantarangin meraih suara lebih sedikit yakni 9 suara saja.

Kemenangan Sutra Ningsih membuka babak baru bagi kepemimpinan Pemerintah Kampung Tumang di tengah upaya memulihkan kepercayaan masyarakat setelah berbagai persoalan yang sempat mengguncang kampung tersebut.

Usai dinyatakan menang, perempuan yang akrab disapa Sutra itu berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersatu dan memberikan dukungan untuk membangun Kampung Tumang menjadi lebih baik.

Menurutnya, pembangunan kampung tidak dapat dilakukan oleh seorang penghulu semata, melainkan membutuhkan kebersamaan, partisipasi, serta kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah kampung.

“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan. Amanah ini bukan sekadar kemenangan dalam pemilihan, tetapi merupakan tanggung jawab besar yang harus saya jalankan bersama seluruh masyarakat Kampung Tumang,” ujar Sutra  kepada Riauexpose.com Rabu (21/10/2026).

Ia mengungkapkan, ke depan dirinya ingin merangkul seluruh lapisan masyarakat, termasuk para pendukung kandidat lainnya, agar tidak ada sekat maupun perbedaan setelah pemilihan.

“Saya berharap kita semua bisa kembali bersatu. Tidak ada lagi perbedaan pilihan. Mari bersama-sama membangun Kampung Tumang agar semakin maju, lebih baik, dan masyarakatnya semakin sejahtera,” ungkapnya.

Sutra menyadari, kepemimpinan yang akan dijalankannya memiliki tantangan tersendiri. Kampung Tumang sebelumnya menjadi sorotan menyusul persoalan hukum yang menjerat penghulu terdahulu, Abdul Minan.

Di mana beberapa waktu lalu kerusuhan terkait PT SSL ( Seraya Sumber Lestari) yang berujung pada pembakaran bangunan dan kendaraan di lingkungan perusahaan tersebut.

Peristiwa itu sempat menghebohkan masyarakat Siak dan menjadi perhatian publik. Kondisi tersebut membuat pemulihan hubungan sosial dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan kampung menjadi pekerjaan rumah bagi kepemimpinan yang baru.

Bagi Sutra, kepercayaan masyarakat harus dibangun melalui keterbukaan, pelayanan yang baik, serta tata kelola pemerintahan kampung yang bertanggung jawab.

Ia berharap Pemerintah Kampung Tumang ke depan dapat hadir sebagai tempat masyarakat menyampaikan aspirasi, mencari solusi, dan memperoleh pelayanan secara adil tanpa membedakan latar belakang maupun pilihan politik.

“Kepercayaan masyarakat harus kita bangun kembali melalui kerja nyata, keterbukaan, dan pelayanan yang baik. Saya ingin pemerintah kampung benar-benar hadir untuk masyarakat, mendengarkan aspirasi mereka, serta bekerja secara adil dan bertanggung jawab,” katanya.

Sutra Ningsih bukan sosok yang asing di dunia pendidikan. Perempuan bergelar Sarjana Pendidikan dan Magister Sains tersebut pernah mengajar di sejumlah universitas di Kota Medan sebelum akhirnya hijrah ke Siak dan menetap di Kampung Tumang.

Setelah berada di Riau, ia juga sempat mengajar di Universitas Persada Bunda Indonesia di Pekanbaru.

Selain berkiprah di dunia akademik, Sutra aktif dalam sejumlah organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Siak.

Pengalaman di bidang pendidikan dan organisasi tersebut menjadi bekal tersendiri dalam menjalankan amanah sebagai penghulu.

Dalam menjalankan pemerintahan, tantangan yang menanti tidak hanya menyangkut pembangunan infrastruktur, tetapi juga peningkatan kualitas pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, penguatan ekonomi warga, serta penciptaan lingkungan kampung yang aman dan harmonis.

Sutra Ningsih merupakan istri Suprianto, S.H., M.H., seorang advokat yang aktif dalam organisasi advokat di Riau dan menjabat sebagai Ketua DPC KAI Siak.

Latar belakang Sutra di dunia akademik dan organisasi, serta pengalaman suaminya di bidang hukum, menjadi modal untuk memperkuat kesadaran hukum masyarakat dan mendorong tata kelola pemerintahan kampung yang mempuni.

Namun begitu, kemajuan Kampung Tumang tetap akan ditentukan oleh kualitas kepemimpinan, keterlibatan masyarakat, transparansi pengelolaan anggaran, serta kemampuan pemerintah kampung dalam menyelesaikan persoalan secara adil dan terbuka.

Ke depan, warga Kampung Tumang menaruh harapan agar kepemimpinan Sutra Ningsih mampu membawa perubahan nyata, memperkuat persatuan, dan membangun kembali kepercayaan warga terhadap pemerintah kampung.

Bagi Sutra, masa depan Kampung Tumang tidak cukup dibangun dengan janji, tetapi harus diwujudkan melalui kolaborasi dan keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat.

Follow riauexpose.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Dolly Sandro
Profil Penulis Dolly Sandro

Editor: Redaksi

Lihat Profil

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks