SIAK – Dermaga Pelabuhan Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB) di Kampung Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, ambruk saat proses bongkar muat cangkang sedang berlangsung dari kapal tanker, Senin (5/1) petang.
Dalam insiden tersebut, satu unit kendaraan jenis Toyota Avanza berwarna putih dilaporkan ikut terjatuh ke laut.
Berdasarkan informasi di yang berhasil dihimpun awak media di lapangan, ambruknya dermaga diduga akibat beban berlebih. Saat kejadian, sejumlah kendaraan bertonase besar tengah mengantre di atas dermaga untuk proses loading.
Diperkirakan, berat satu unit kendaraan mencapai hampir 30 ton, sementara konstruksi dermaga diduga tidak mampu menahan akumulasi beban secara bersamaan.
“Mobil yang antre banyak dan berat, mungkin dermaga tidak kuat menahan beban,” ujar Iwan seorang warga setempat.
Akibat kejadian ini, seluruh aktivitas bongkar muat di Pelabuhan KITB langsung dihentikan. Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka. Warga dan petugas hanya dapat menyaksikan kondisi dermaga yang runtuh ke laut.
Pelabuhan KITB diketahui merupakan aset milik Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dan sejak akhir Oktober 2024 pengelolaannya berada di bawah KSOP Kelas II Tanjung Buton. Sebelumnya, pelabuhan ini sempat disewakan kepada BUMD Kabupaten Siak, PT Samudera Siak (SS).
Menanggapi peristiwa tersebut, Bupati Siak Afni langsung meninjau lokasi kejadian. Peninjauan dilakukan bersama Wakil Bupati Siak, Ketua DPRD Siak, serta sejumlah anggota DPRD Siak.
Afni menyebut, lepasnya pengelolaan Pelabuhan KITB dari BUMD PT Samudera Siak telah menjadi bahan evaluasi sejak awal masa jabatan kepala daerah pada 4 Juni 2025.
Bahkan, melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sirkuler pada 5 Agustus 2025, para pemegang saham resmi memberhentikan Direksi dan Komisaris lama PT Samudera Siak secara tidak hormat akibat kinerja buruk dan dugaan kelalaian dalam pengelolaan aset strategis daerah.
Selain itu, Pemkab Siak juga mengungkapkan bahwa mereka tengah berupaya keras untuk kembali mendapatkan kepercayaan dari Kementerian Perhubungan agar BUMD Siak dapat mengelola Pelabuhan KITB di masa mendatang.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Siak, Junaidi terlihat turun ke lokasi bersama Bupati Afni dan rombongan.
Pelabuhan KITB sendiri merupakan proyek strategis daerah yang diharapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat tempatan.








