Riauexpose.com PEKANBARU – Suasana di depan Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru dibanjiri warga, Kamis (9/7/2026) pagi.
Ratusan pendukung Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid memadati kawasan pengadilan untuk memberikan dukungan moral saat yang bersangkutan menjalani sidang dengan agenda pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Sejak pagi, massa telah berkumpul di sekitar area pengadilan. Mereka membawa semangat solidaritas dan terus meneriakkan yel-yel dukungan saat Abdul Wahid tiba menggunakan mobil tahanan milik kejaksaan.
Teriakan “Bebaskan Abdul Wahid…! Bebaskan Abdul Wahid…!” terdengar menggema dan bersahut-sahutan ketika Abdul Wahid turun dari kendaraan menuju ruang sidang dengan pengawalan petugas.
Kehadiran ratusan warga tersebut merupakan bentuk dukungan moral kepada Abdul Wahid yang tengah menghadapi proses hukum dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi yang sedang disidangkan di PN Pekanbaru.
Salah seorang warga Pekanbaru yang ikut hadir, Rahmat, mengaku sengaja datang sejak pagi untuk memberikan dukungan sekaligus mengikuti jalannya persidangan.
“Ramai sekali hari ini yang hadir mengikuti sidang. Saya tidak bisa masuk ke ruang sidang karena kapasitasnya terbatas,” ujar Rahmat kepada wartawan.
Rahmat berharap majelis hakim dapat memeriksa dan memutus perkara secara objektif serta memberikan keadilan sesuai fakta-fakta yang terungkap selama persidangan.
Sidang pembacaan tuntutan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam proses hukum yang sedang dijalani Abdul Wahid.
Pengamanan di sekitar PN Pekanbaru juga tampak diperketat guna mengantisipasi membludaknya massa pendukung maupun menjaga jalannya persidangan tetap kondusif.
Hingga berita ini diterbitkan, sidang masih berlangsung dengan agenda pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum.
Sementara itu, ratusan pendukung tetap bertahan di luar gedung pengadilan menunggu perkembangan jalannya persidangan.















