Pemprov Riau Usulkan 109 SMA/SMK Direhab pada 2026, Perbaikan Lewat Skema Swakelola

Kadisdik Riau Erisman Yahya (istimewa).

PEKANBARU  riauexpose.Com– Pada 2026, sebanyak 109 sekolah tingkat SMA dan SMK se Provinsi Riau diusulkan untuk mendapatkan bantuan rehabilitasi dari pemerintah pusat.

Usulan tersebut terdiri dari 76 SMA dan 33 SMK yang telah masuk dalam daftar pengajuan ke kementerian terkait.

Promo Fakultas Hukum UPBI

Fakultas Hukum UPBI

Idul Fitri

Selamat dan sukses ketua DPD KAI Riau

Program ini menjadi kelanjutan dari perbaikan infrastruktur pendidikan yang telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Pendidikan Riau, Erisman Yahya, mengungkapkan bahwa pada 2025 lalu sebanyak 45 SMA dan SMK berhasil direnovasi. Selain itu, satu Unit Sekolah Baru (USB) dan satu Sekolah Luar Biasa (SLB) juga turut dibangun dan diperbaiki.

“Alhamdulillah, tahun lalu ada 45 SMA dan SMK yang direnovasi, ditambah satu Unit Sekolah Baru dan satu SLB,” ujarnya, Rabu (4/3/2026).

Menurutnya, jika usulan tahun ini disetujui, pengerjaan rehabilitasi akan dilakukan menggunakan sistem swakelola.

Melalui skema tersebut, anggaran dari kementerian akan langsung disalurkan ke sekolah penerima, sehingga proses perbaikan dapat berjalan lebih cepat dan efisien.

“Insyaallah kalau disetujui, akan dikerjakan tahun ini dengan sistem swakelola dari kementerian langsung ke sekolah,” jelasnya.

Erisman juga bilang, mekanisme swakelola memberi keleluasaan bagi sekolah untuk mengelola anggaran sesuai petunjuk teknis yang berlaku.

Dengan demikian, kebutuhan mendesak di lapangan bisa segera ditangani dan manfaatnya langsung dirasakan siswa maupun tenaga pendidik.

Dalam proses pengusulan, Pemprov Riau menerapkan seleksi ketat. Setiap sekolah wajib memenuhi persyaratan administrasi, seperti memiliki sertifikat tanah yang sah serta melampirkan dokumentasi kondisi bangunan yang memang membutuhkan perbaikan.

“Harus ada sertifikat, bukti foto kondisi sekolah, dan memang layak serta mendesak untuk direhab. Setelah diusulkan, kementerian akan melakukan verifikasi kembali sebelum disetujui,” terangnya.

Menariknya, kesempatan rehabilitasi ini tidak hanya diperuntukkan bagi sekolah negeri, tetapi juga terbuka bagi sekolah swasta yang memenuhi kriteria.

Ke depan, Pemprov Riau berharap pemerataan kualitas sarana dan prasarana pendidikan dapat terus ditingkatkan, sehingga proses belajar mengajar di berbagai daerah berjalan lebih nyaman dan optimal.

Exit mobile version