Tampak depan Hotel Hollywood di Riau

Novel Baswedan Tanggapi Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS

IMG 0507
Mantan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, yang juga pernah menjadi korban serupa (istimewa) riauexpose.Com

JAKARTA riauexpose.Com Mantan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPKKPK) Novel Baswedan, angkat bicara terkait peristiwa penyiraman air keras yang menimpa Aktivis KontraS bernama .Andrie Yunus.

Novel menilai serangan penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, merupakan bentuk percobaan pembunuhan.

Pernyataan tersebut disampaikan Novel dalam konferensi pers di Gedung Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2026).

Menurut Novel, Andrie Yunus merupakan aktivis yang selama ini bekerja untuk kepentingan publik serta aktif menyuarakan berbagai persoalan ketidakadilan di Indonesia.

“Dia peduli dengan kondisi negara, dia peduli dengan ketidakadilan,” ujar Novel.

Novel yang juga pernah menjadi korban penyiraman air keras pada 2017 menilai tindakan terhadap Andrie sangat serius dan terencana dengan rapi.

https://riauexpose.com/asn-pekanbaru-terima-4-pencairan-sekaligus-jelang-i/

Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) yang ia lihat, pelaku secara langsung menyiramkan cairan tersebut ke bagian wajah korban.

Menurutnya, tindakan tersebut berpotensi mematikan.

“Kalau disiram ke muka bisa membuat korban gagal napas dan kemungkinan meninggal dunia,” katanya.

Novel menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan kejahatan yang sangat serius.

Novel juga menilai serangan terhadap Andrie Yunus bukan sekadar aksi spontan atau persoalan pribadi. Ia menduga ada unsur kejahatan yang terorganisir di balik insiden tersebut.

Menurutnya, terdapat sejumlah simbol dan indikasi tertentu yang ditemukan di lokasi kejadian yang mengarah pada kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

“Ini bukan masalah pribadi dengan Andrie. Ada indikasi yang menunjukkan ini merupakan kejahatan terorganisir,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Novel mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan perhatian serius terhadap kasus penyiraman air keras yang menimpa aktivis KontraS tersebut.

Ia menilai aparat penegak hukum harus melakukan penyelidikan secara menyeluruh, termasuk mengungkap pelaku utama maupun pihak yang diduga menjadi otak di balik serangan tersebut.

“Pengusutan secara menyeluruh tidak bisa ditawar agar pelaku dan aktor intelektualnya dapat diungkap,” tegas Novel.

Kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus sendiri hingga kini masih menjadi perhatian berbagai kalangan masyarakat sipil yang mendesak aparat kepolisian segera mengungkap pelaku dan motif di balik serangan tersebut.

74 / 100 Skor SEO
https://riauexpose.com/wp-content/uploads/2024/06/Merah-Ilustratif-Modern-Dirgahayu-Bhayangkara-Instagram-Story_20240629_090843_0000.png