Menyemai Harapan di Lahan PT SIR, Polsek Tualang Kawal 2 Hektare Jagung untuk Ketahanan Pangan

Ketahanan pangan Polsek Tualang
Bhabinkamtibmas Maredan Barat Aipda Azwan Har saat meninjau lagan ketahanan pangan di PT SIR Sei Lukut (istimewa).

Riauexpose.com || Hamparan lahan seluas dua hektare di kawasan PT SIR Sei Lukut, Kampung Maredan Barat, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, kini menjadi  harapan baru bagi penguatan ketahanan pangan nasional.

Di tengah berbagai tantangan sektor pertanian, lahan yang telah dipersiapkan tersebut akan segera ditanami jagung pipil sebagai  salah satu langkah mendukung program swasembada pangan pemerintah.

Promo Fakultas Hukum UPBI

Fakultas Hukum UPBI

Idul Fitri

Selamat dan sukses ketua DPD KAI Riau

Bhabinkamtibmas Kampung Maredan Barat Aipda Azwanhar bersama Kasi Humas Polsek Tualang Aiptu Jonas Hasiholan, S.H., turun langsung ke lapangan untuk memastikan kesiapan lahan yang akan menjadi sentra produksi jagung tersebut. Selasa (2/6).

Dari hasil pengecekan, lahan seluas dua hektare itu dinyatakan siap untuk ditanami.

Permukaan tanah telah diratakan dan sebagai media penunjang kesuburan, sehingga Kedepan diharapkan mampu menghasilkan pertumbuhan tanaman yang optimal.

Kapolsek Tualang Kompol Teguh Wiyono, mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk nyata dukungan terhadap agenda strategis nasional sekaligus upaya membantu masyarakat memanfaatkan potensi lahan produktif yang ada.

“Ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab petani, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa,” ujar Kompol Teguh Wiyono.

Polri dalam hal ini Polsek Tualang, lanjut Kapolsek, hadir untuk mengawal dan memastikan program ini berjalan dengan baik, karena dari lahan yang produktif akan lahir kemandirian pangan yang kuat bagi masyarakat.

Menurut teguh, setiap jengkal tanah yang dimanfaatkan secara produktif memiliki nilai strategis bagi masa depan bangsa.

Karena itu, sinergi antara perusahaan, masyarakat dan pemerintah menjadi kunci keberhasilan program tersebut.

“Dua hektare lahan ini mungkin terlihat sederhana, namun jika dikelola dengan baik, hasilnya dapat memberikan manfaat besar. Kami ingin membangun keyakinan bahwa ketahanan pangan dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan,” timpalnya.

Teguh juga menyampaikan bahwa program penanaman jagung pipil ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan investasi jangka panjang dalam memperkuat ketersediaan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Ketika lahan tidur berubah menjadi lahan produktif, maka sesungguhnya kita sedang menanam harapan, membuka peluang ekonomi, dan memperkuat fondasi ketahanan pangan nasional. Inilah semangat yang terus kami dorong di wilayah Kecamatan Tualang,” tegas Kapolsek.

Sebagai tindak lanjut, pihak pengelola bersama stakeholder terkait akan melakukan penggemburan lahan menggunakan alat berat serta pemberian dolomit pada area yang telah disiapkan.

Sebagai informasi, penanaman jagung pipil dijadwalkan berlangsung dalam sepekan ke depan.

Exit mobile version