Riauexpose.Com | Barisan Komando Inti (KOTI) Mahatidana MPC Pemuda Pancasila Kota Pekanbaru menegaskan sikap tegas satu komando, satu arah, dan siap mengawal penuh seluruh program strategis Wali Kota Pekanbaru.
Hak itu semua demi memastikan pembangunan berjalan aman, lancar, dan tepat sasaran.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat koordinasi internal yang berlangsung penuh soliditas, dipimpin langsung oleh Komandan KOTI MPC PP Pekanbaru, Eri Bukit. Sabtu (18/4).
Siang itu, seluruh jajaran KOTI menyatukan langkah untuk memperkuat peran organisasi sebagai garda terdepan di tengah masyarakat.
Eri Bukit bilang bahwa sikap ini bukan sekadar dukungan simbolis, melainkan tindak lanjut dari instruksi langsung Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Pekanbaru, Iwan Pansa.
“Ini bukan sekadar pernyataan, tapi perintah organisasi. KOTI Mahatidana adalah garda terdepan. Kami siap mengawal kepemimpinan Bapak Agung Nugroho agar seluruh program yang menyentuh masyarakat dapat berjalan aman dan lancar,” tegas Eri.
Dalam rapat tersebut, KOTI merumuskan sejumlah poin penting sebagai arah gerak organisasi ke depan.
Mulai dari memperkuat soliditas internal, memastikan pengawalan program pemerintah kota hingga ke tingkat akar rumput, hingga menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Pekanbaru.
KOTI juga menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam menciptakan suasana kondusif yang mendukung percepatan pembangunan daerah.
Menurut Eri, seluruh kader KOTI telah diinstruksikan untuk tetap siaga, responsif, dan bergerak terukur dalam menghadapi dinamika di lapangan.
“Kami organisasi satu komando. Ketika Ketua Iwan Pansa sudah menginstruksikan untuk mendukung dan mengawal Wali Kota, maka tidak ada ruang untuk ragu. Kami pastikan Pekanbaru tetap kondusif demi kemajuan bersama,” ujarnya.
Dukungan KOTI Mahatidana MPC PP Pekanbaru ini juga dinilai sejalan dengan semangat perubahan yang diusung oleh Wali Kota Agung Nugroho dalam membangun Kota Pekanbaru yang lebih maju dan berdaya saing.
Rapat koordinasi tersebut ditutup dengan yel-yel khas Pemuda Pancasila yang membakar semangat seluruh peserta, menjadi penanda dimulainya konsolidasi dan pergerakan masif organisasi di tingkat basis.










