Jelang Mudik Lebaran 2026, Polda Riau Gelar Servis Motor Gratis untuk Ojol di Pekanbaru

Polda Riau melalui Satuan Brimob menghadirkan program pelayanan publik berupa servis sepeda motor gratis bagi para pengemudi ojek online (ojol) di Pekanbaru.
Polda Riau melalui Satuan Brimob menghadirkan program pelayanan publik berupa servis sepeda motor gratis bagi para pengemudi ojek online (ojol) di Pekanbaru. Riauexpose.Com (istimewa).

Pekanbaru Riauexpose.Com.–Pengemudi OJOL di Pekanbaru dapat kejutan istimewa jelang mudik Lebaran 2026.

Pasalnya, Polda Riau melalui Satuan Brimob menghadirkan program pelayanan publik berupa servis sepeda motor gratis bagi para pengemudi ojek online (ojol) di Pekanbaru.

Promo Fakultas Hukum UPBI

Fakultas Hukum UPBI

Idul Fitri

Selamat dan sukses ketua DPD KAI Riau

Kegiatan yang dipusatkan di Markas Brimob Polda Riau ini disambut antusias oleh ratusan mitra ojol.

Mereka memanfaatkan layanan tersebut untuk memastikan kendaraan tetap dalam kondisi prima, terutama menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat saat musim mudik.

Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, didampingi Dansat Brimob Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap para pengemudi ojol yang memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi dan transportasi masyarakat.

Menurutnya, sepeda motor bagi pengemudi ojol bukan sekadar alat transportasi, melainkan aset utama dalam mencari nafkah.

Oleh karena itu, kondisi kendaraan yang aman dan layak pakai menjadi prioritas, khususnya menjelang Lebaran.

“Ojek online memiliki peran strategis, baik dalam layanan transportasi maupun distribusi makanan dan barang. Maka dari itu, kendaraan mereka harus selalu dalam kondisi terbaik,” ujar Kapolda, Rabu (18/3/2026).

Dalam program ini, layanan yang diberikan mencakup servis ringan hingga penggantian oli secara gratis. Untuk mendukung kelancaran kegiatan, sebanyak 10 mekanik profesional dari bengkel lokal turut dilibatkan sehingga proses servis berjalan cepat dan efisien.

Kapolda Riau juga menyampaikan bahwa program ini ke depan akan dikembangkan menjadi layanan rutin. Saat ini, kegiatan masih dilaksanakan dalam skala terbatas selama satu hari karena keterbatasan tenaga menjelang libur Lebaran.

“Insyaallah setelah Ramadan, layanan ini akan kita buka secara rutin setiap hari sebagai bagian dari peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Selain layanan teknis, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat sinergi antara kepolisian dan komunitas ojol melalui program Ojol Kamtibmas Presisi.

Dalam program tersebut, para pengemudi diharapkan dapat berperan sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kapolda menilai, keberadaan ojol yang tersebar di berbagai wilayah menjadikan mereka sebagai elemen penting dalam deteksi dini potensi gangguan kamtibmas.

Sementara itu, perwakilan Bappenas, Erwin, turut mengapresiasi langkah Polda Riau. Ia menilai program ini merupakan bagian dari upaya nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendukung pembangunan nasional.

Di sisi lain, para pengemudi ojol mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan servis gratis tersebut. Ketua Ojol Kamtibmas Presisi Polda Riau, Ardianto Aritonang, menyebut biaya servis kendaraan yang biasanya berkisar Rp120 ribu hingga Rp130 ribu cukup memberatkan bagi sebagian pengemudi.

“Program ini sangat membantu kami, apalagi menjelang Lebaran kebutuhan meningkat. Dengan servis dan oli gratis, beban kami jadi berkurang,” ujarnya.

Saat ini, sekitar 4.200 pengemudi ojol di Pekanbaru tercatat tergabung dalam program Ojol Kamtibmas Presisi. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak pengemudi di masa mendatang.

Program ini menjadi cerminan pendekatan humanis Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Melalui langkah konkret tersebut, diharapkan kehadiran Polri semakin dirasakan manfaatnya, khususnya bagi pekerja sektor informal seperti pengemudi ojek online.

Exit mobile version