Riauexpose.Com | Langkah serius Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu dalam mewujudkan pembangunan Islamic Center mulai digesa.
Sekretaris Daerah Zulfahmi Adrian langsung memimpin rapat strategis guna memastikan proyek unggulan ini berjalan terarah, tepat waktu, dan berdampak luas bagi masyarakat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Zulfahmi Adrian, memimpin rapat Tim Percepatan Pembangunan Islamic Center yang digelar di ruang kerja Sekda, Kamis (9/4/2026) lalu.
Rapat ini menjadi titik awal dalam mematangkan perencanaan pembangunan Islamic Center yang masuk dalam daftar proyek strategis daerah.
Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pusat kegiatan keislaman yang representatif dan berdaya guna.
Dalam pertemuan tersebut, pembahasan difokuskan pada tahapan krusial yang harus segera dituntaskan, yakni penyusunan Feasibility Study (FS) atau studi kelayakan.
Dokumen ini akan menjadi modal utama dalam menentukan arah kebijakan serta perencanaan lanjutan proyek secara komprehensif.
Hasil studi kelayakan nantinya akan memberikan gambaran menyeluruh terkait aspek teknis, ekonomi, hingga dampak sosial dari pembangunan Islamic Center.
Termasuk di dalamnya pertimbangan penting dalam menentukan lokasi yang paling ideal.
Saat ini, terdapat dua lokasi yang tengah dikaji secara mendalam, yakni kawasan Eks Terminal Gerbang Sari dan area sekitar Kantor DPRD Inhu.
Kedua titik tersebut dinilai memiliki potensi, namun tetap memerlukan analisis menyeluruh sebelum diputuskan.
Zulfahmi Adrian menegaskan bahwa kelengkapan administrasi serta kajian teknis menjadi kunci utama sebelum proyek ini dieksekusi.
Ia menargetkan penyusunan FS dapat segera rampung agar proses pembangunan tidak mengalami hambatan.
“Kita ingin pembangunan Islamic Center ini berjalan lancar, tepat waktu, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Karena itu, penyusunan FS dan penentuan lokasi harus dibahas secara detail serta sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Rapat tersebut turut dihadiri seluruh anggota Tim Percepatan Pembangunan Islamic Center serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, yang siap mengawal proses perencanaan hingga tahap realisasi.












