Jose Mourinho Tak Rayakan Kemenangan Real Madrid di Olimpico

Jose Mourinho menunjukkan sikap penuh penghormatan saat Real Madrid menaklukkan AS Roma dengan skor 4-3 di Stadion Olimpico pada laga Liga Champions 2026/2027.
Penulis: Anto
Kamis, 15 Oktober 2026 | 14:38:00 WIB

ROMA, RIAUEXPOSE.COM – Jose Mourinho menunjukkan sikap penuh respek saat Real Madrid menaklukkan AS Roma dengan skor dramatis 4-3 di Stadion Olimpico, Kamis (15/10/2026) dini hari WIB.

Meski membawa Los Blancos bangkit dari ketertinggalan 1-3 menjadi kemenangan, pelatih asal Portugal itu memilih tidak larut dalam selebrasi karena memiliki ikatan emosional yang kuat dengan mantan klubnya, AS Roma.

Kemenangan tersebut menjadi sorotan bukan hanya karena dramatisnya jalannya pertandingan Liga Champions 2026/2027, tetapi juga karena sikap Mourinho yang tetap menjaga penghormatan terhadap klub dan pendukung yang pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya.

Real Madrid sempat berada di ambang kekalahan setelah tertinggal 1-3 dari AS Roma. Namun, mental juara Los Blancos kembali terlihat pada menit-menit akhir pertandingan.

Tiga gol pada fase akhir laga mengubah keadaan sekaligus memastikan Real Madrid pulang dengan kemenangan 4-3. Hasil ini menjadi bukti daya juang skuad Madrid dalam menghadapi tekanan di kompetisi elite Eropa.

Mourinho bukan sosok asing bagi pendukung AS Roma. Ia pernah membawa klub ibu kota Italia tersebut menjuarai UEFA Conference League musim 2021/2022, sekaligus mengantarkan tim mencapai final Liga Europa pada musim berikutnya.

Hubungan emosional itu membuat kepulangannya ke Stadion Olimpico terasa istimewa. Bahkan, para pendukung Roma membentangkan spanduk penghormatan untuk mantan pelatih mereka tersebut.

Alih-alih merayakan kemenangan secara berlebihan, Mourinho memilih menunjukkan sikap tenang seusai pertandingan. Ia menegaskan bahwa gesturnya bukan berarti tidak menikmati kemenangan Real Madrid, melainkan bentuk penghormatan kepada mantan klubnya.

“Tidak ada apa-apa, kami menang dan saya sedang merayakannya. Saya sangat menghormati Roma,” ujar Mourinho, dikutip Bola.com dari Sky Sports Italia.

Tiga Gol Penentu dalam Tujuh Menit

Di atas lapangan, Real Madrid memperlihatkan karakter kuat sebagai salah satu raksasa sepak bola Eropa. Setelah tertinggal 1-3, Los Blancos mulai bangkit pada menit ke-83 melalui gol Carlos Espi.

Dua menit berselang, Endrick menyamakan kedudukan menjadi 3-3 lewat sundulan yang memanfaatkan sepak pojok Arda Guler. Puncaknya, Antonio Rudiger mencetak gol kemenangan pada menit ke-90, kembali melalui situasi sepak pojok yang dikirim Guler.

Kemenangan 4-3 itu menjadi hasil penting bagi Real Madrid dalam persaingan fase liga Liga Champions 2026/2027. Namun, di balik comeback dramatis tersebut, sikap Mourinho memberikan pesan bahwa rivalitas di lapangan tidak harus menghapus rasa hormat kepada klub dan suporter.

Bagi Mourinho, kemenangan memang layak disyukuri. Namun, kenangan, loyalitas, dan penghormatan kepada mantan klub tetap memiliki tempat tersendiri dalam perjalanan seorang pelatih.

Reporter: Anto