GRANAT Riau Kritik Penggerebekan MP Club: Cukup Polsek dan Satpol PP, Tak Perlu Bareskrim!

Ketua GRANAT Provinsi Riau Dr. Fredy Simanjuntak, SH, MH (Dok: istimewa)
Penulis: Dolly Sandro
Selasa, 13 Oktober 2026 | 12:01:00 WIB

PEKANBARU, RIAUEXPOSE.COM – Penggerebekan tempat hiburan malam (THM) MP Club Pekanbaru oleh Bareskrim Polri bersama Polda Riau pada Minggu (11/10/2026) dini hari menuai perhatian aktivis antinarkoba sekaligus Ketua GRANAT Provinsi Riau, Dr. Fredy Simanjuntak, SH, MH.

Advokat senior tersebut mendukung setiap upaya penindakan terhadap penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Bumi Lancang Kuning.

Namun begitu, ia mempertanyakan urgensi pelibatan Bareskrim Polri dalam penggerebekan MP Club, terlebih setelah lebih dari 60 orang diamankan dalam operasi tersebut.

Menurut Fredy, penindakan di tempat hiburan malam sekelas MP Club tidak serta-merta dapat disebut sebagai langkah untuk memutus mata rantai peredaran narkoba, khususnya di Kota Pekanbaru.

“Kalau hanya untuk menindak tegas tempat hiburan malam sekelas MP Club, menurut saya, Polsek Lima Puluh bersama Satpol PP saja sudah cukup," ujar Fredy saat berbincang dengan Riauexpose.com Selasa (13/10/2026).

Lantas, lanjutnya, mengapa Bareskrim Polri jauh-jauh harus turun langsung? Ini yang menjadi pertanyaan besar.

Fredy menilai, keterlibatan Bareskrim Polri bersama Polda Riau dalam operasi tersebut merupakan langkah besar yang perlu diikuti dengan hasil penegakan hukum yang jelas dan terukur.

Dia mempertanyakan apakah penggerebekan itu benar-benar diarahkan untuk membongkar jaringan peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya atau sebatas penindakan di lokasi hiburan malam.

Menurut dia, masyarakat berhak mengetahui sejauh mana operasi tersebut mampu mengungkap bandar, pemasok, jaringan distribusi, serta pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam peredaran narkoba.

“Ini kan sudah luar biasa dan menjadi tanda tanya besar. Kalau tujuannya memutus mata rantai peredaran narkoba, hasilnya harus terlihat dari terbongkarnya jaringan, bukan hanya dari banyaknya orang yang diamankan,” tegasnya.

Fredy juga melontarkan kritik keras dengan menyebut penggerebekan tersebut berpotensi menjadi panggung pencitraan apabila tidak disertai hasil nyata membongkar jaringan narkotika.

Meski demikian, penilaian tersebut merupakan hanya pandangan dan kritik Fredy terhadap efektivitas yang dilakukan Bareskrim Polri.

Lebih lanjut, Fredy menyatakan akan memberikan apresiasi apabila Bareskrim Polri dan Polda Riau melakukan penindakan tegas terhadap kawasan yang disebutnya sebagai lokasi peredaran narkoba, seperti Panger dan Kampung Dalam, dengan hasil pengungkapan jaringan yang fantastis.

Menurutnya, pemberantasan narkoba harus menyasar sumber peredaran, termasuk bandar, pemasok, jaringan distribusi, dan pihak-pihak yang diduga menjadi bagian dari mata rantai bisnis haram tersebut.

Ketua Granat Riau itu menaruh harapan besar kepada Kapolri dan Kapolda Riau untuk menghadirkan langkah pemberantasan narkoba yang konsisten, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi keselamatan masyarakat.

“Kalau Bareskrim dan Polda Riau berhasil menggerebek kampung narkoba seperti Panger dan Kampung Dalam dengan hasil yang fantastis, tentu kami sangat mengapresiasi dan memberikan pujian terhadap langkah tegas kepemimpinan Kapolri dan Kapolda yang baru,” katanya.

Di sisi lain, Fredy mengklaim bahwa kritik yang disampaikannya bukan berarti menolak penindakan narkoba yang dilakukan aparat kepolisian.

Sebaliknya, ia menyerukan dukungan terhadap setiap langkah penegakan hukum yang bertujuan menyelamatkan masyarakat dari ancaman narkotika.

Ketua GRANAT Provinsi Riau, Dr. Fredy Simanjuntak,  juga merekomendasikan agar izin operasional MP Club dicabut secara permanen oleh instansi terkait.

Bagi Fredy, pemberantasan narkoba membutuhkan strategi yang menyeluruh, mulai dari penindakan terhadap pengedar dan bandar, pengawasan tempat hiburan malam, hingga pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda.

“Bagaimanapun, setiap langkah penindakan terkait narkoba di Bumi Lancang Kuning tetap kami dukung demi menyelamatkan generasi muda dan anak bangsa,” tutup Ketua GRANAT Provinsi Riau itu memungkasi.

Reporter: Dolly Sandro