Ketinggalan Pesawat, Penumpang Lion Air Aniaya Petugas Bandara Sorong

Seorang calon penumpang Lion Air diduga mengamuk dan melakukan kekerasan terhadap petugas bandara setelah ketinggalan pesawat di Bandara Domine Eduard Osok, Sorong.
Penulis: Anto
Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:25:00 WIB

SORONG, RIAUEXPOSE.COM — Seorang calon penumpang Lion Air mengamuk setelah ketinggalan pesawat di Bandara Domine Eduard Osok (DEO), Sorong, Papua Barat Daya.

Emosi tak terbendung hingga berujung dugaan penganiayaan terhadap petugas bandara.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (5/10/2026), ketika calon penumpang tersebut terlambat mengikuti proses boarding penerbangan Lion Air tujuan Jayapura.

Calon penumpang itu kemudian nekat mendatangi area garbarata saat pesawat sudah bergerak meninggalkan area parkir menuju landasan pacu. Ia bahkan disebut meminta agar pesawat kembali.

Namun, permintaan tersebut tidak dapat dipenuhi karena proses keberangkatan telah berjalan sesuai prosedur keselamatan penerbangan.

Petugas Aviation Security (Avsec) kemudian berusaha mengamankan dan mengarahkan calon penumpang tersebut keluar dari area garbarata.

Dalam situasi tersebut, calon penumpang diduga melakukan kekerasan terhadap petugas.

Peristiwa itu kemudian menjadi perhatian sejumlah orang di sekitar lokasi. Petugas keamanan bergerak untuk mengendalikan situasi agar tidak berkembang dan mengganggu aktivitas penerbangan.

Station Manager Lion Air Grup Sorong, Suhardi, menjelaskan bahwa proses boarding telah dilakukan sesuai prosedur.

Pihak maskapai juga telah memberikan pemberitahuan kepada penumpang yang bersangkutan.

Panggilan kepada calon penumpang disebut telah dilakukan sebanyak tiga kali, termasuk melalui pemanggilan nama. Namun, yang bersangkutan tetap terlambat menuju pesawat.

Sementara itu, pihak kepolisian menyebut persoalan tersebut akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan.

Meski demikian, kejadian ini kembali menjadi pengingat bagi calon penumpang agar memperhatikan waktu check-in dan boarding.

Lion Air sendiri menetapkan boarding gate ditutup 15 menit sebelum jadwal keberangkatan. Penumpang yang tidak berada di boarding gate sesuai waktu yang ditentukan tidak dapat mengikuti penerbangan tersebut.

Insiden penumpang Lion Air mengamuk di Bandara DEO Sorong ini menjadi perhatian karena menyangkut ketertiban dan keamanan di kawasan bandara yang memiliki prosedur ketat dalam setiap proses keberangkatan.

Reporter: Anto