Kapolri Suyudi Boyong 8 Polisi BNN, Tempati Jabatan Strategis Polri

Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto saat pelantikan di Istana Negara, Jakarta. Suyudi mengangkat delapan perwira yang sebelumnya bertugas di BNN ke sejumlah jabatan strategis di lingkungan Polri.
Penulis: Dolly Sandro
Sabtu, 03 Oktober 2026 | 13:03:00 WIB

JAKARTA, RIAUEXPOSE.COM — Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto langsung melakukan penataan internal di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Delapan perwira yang sebelumnya bertugas di Badan Narkotika Nasional (BNN) ditarik dan ditempatkan pada sejumlah jabatan strategis di lingkungan Polri.

Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.

Delapan perwira tersebut merupakan personel Polri yang sebelumnya tercatat sebagai perwira Bareskrim Polri dengan penugasan di BNN.

Langkah Kapolri Suyudi ini menjadi bagian dari rotasi besar-besaran di tubuh Polri setelah dirinya resmi dilantik sebagai Kapolri oleh Presiden Prabowo Subianto pada 1 Oktober 2026.

Sebelum dipercaya memimpin Polri, Suyudi sendiri pernah menjabat sebagai Kepala BNN sejak Agustus 2025.

Dari delapan perwira tersebut, Brigjen Pol Agus Dwi Hermawan mendapat posisi sebagai Asisten Logistik (Aslog) Kapolri.

Agus sebelumnya bertugas di BNN dan kini kembali mengisi jabatan strategis di lingkungan Mabes Polri.

Berikut daftar lengkap 8 polisi dari BNN yang diangkat Kapolri Suyudi ke jabatan baru di Polri:

  1. Brigjen Pol Agus Dwi Hermawan — Aslog Kapolri.
  2. Brigjen Pol Dr. Putu Putera Sadana — Wakabareskrim Polri.
  3. Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan — Kapolda Jawa Tengah.
  4. Brigjen Pol Dr. Suhermanto — Dirtipidsiber Bareskrim Polri.
  5. Brigjen Pol Deni Dharmapala — Asisten SDM Kapolri.
  6. Brigjen Pol Rachmad Iswan Nusi — Wakapolda Jawa Barat.
  7. Kombes Pol Imron Ermawan — Ps. Dirreskrimum Polda Metro Jaya.
  8. Kombes Pol Didik Hariyanto — Ps. Koorsprim Polri.

Sejumlah pejabat tersebut menggantikan perwira yang juga mengalami rotasi dalam rangkaian mutasi yang sama.

Putu Putera Sadana, misalnya, menggantikan Irjen Pol Nunung Syaifuddin sebagai Wakabareskrim. Sementara Roy Hardi Siahaan menggantikan Irjen Pol Ribut Hari Wibowo sebagai Kapolda Jawa Tengah.

Di tingkat Mabes Polri, Agus Dwi Hermawan menggantikan Irjen Pol Suwondo Nainggolan sebagai Aslog Kapolri. Sementara Deni Dharmapala menggantikan Irjen Pol Jawari sebagai Asisten SDM Kapolri.

Penempatan delapan perwira yang sebelumnya bertugas di BNN tersebut menunjukkan adanya pergeseran personel dari lembaga yang pernah dipimpin Suyudi ke sejumlah posisi penting di internal Polri.

Namun demikian, secara administratif, penempatan itu merupakan bagian dari rotasi dan mutasi personel yang dituangkan dalam Surat Telegram Kapolri.

Rotasi tersebut menjadi salah satu langkah awal Suyudi setelah resmi menduduki kursi Tribrata 1.

Dengan pengalaman sebelumnya sebagai Kepala BNN dan sejumlah jabatan strategis di Polri, Suyudi kini mulai menyusun komposisi pejabat di lingkungan Korps Bhayangkara.

Mutasi ini sekaligus menandai babak awal kepemimpinan Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto, yang menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.

Reporter: Dolly Sandro