Eduardus Halawa Terpilih Ketua GMNI Pekanbaru 2026–2028, Diniyah Aulia Putri Jadi Sekretaris
Riauexpose.com PEKANBARU – Konferensi Cabang Luar Biasa (Konfercablub) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Pekanbaru menetapkan Eduardus Halawa sebagai Ketua Cabang dan Diniyah Aulia Putri sebagai Sekretaris Cabang untuk masa bakti 2026–2028.
Keduanya terpilih melalui mekanisme sidang pleno yang berlangsung demokratis sesuai konstitusi organisasi.
Konfercablub yang digelar pada Sabtu (18/7/2026) di Sekretariat DPD PA GMNI Riau menjadi forum permusyawaratan tertinggi di tingkat cabang untuk menentukan arah kepemimpinan organisasi dua tahun ke depan.
Hasil konferensi tersebut menandai dimulainya kepengurusan baru yang diharapkan mampu memperkuat konsolidasi internal, meningkatkan kualitas kaderisasi, serta memperluas peran GMNI Pekanbaru dalam menjawab berbagai persoalan sosial kemasyarakatan.
Ketua Cabang terpilih, Eduardus Halawa, menyampaikan bahwa amanah yang diberikan seluruh peserta konferensi merupakan tanggung jawab bersama, bukan sekadar kemenangan individu.
“Kepercayaan yang diberikan kepada kami merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. GMNI Pekanbaru harus menjadi rumah bersama bagi seluruh kader, memperkuat persatuan, membangun kader yang berkarakter ideologis, intelektual, dan berpihak kepada kepentingan rakyat," ujar Eduardus.
Kami, lanjut Eduardus, mengajak seluruh kader untuk meninggalkan perbedaan yang muncul selama proses konferensi dan kembali bergandengan tangan demi membesarkan GMNI Pekanbaru.
Senada dengan itu, Sekretaris Cabang terpilih Diniyah Aulia Putri menegaskan komitmennya untuk membangun tata kelola organisasi yang profesional melalui administrasi yang tertib, komunikasi yang terbuka, serta semangat kerja kolektif demi kemajuan organisasi.
Menurutnya, penguatan sistem organisasi menjadi salah satu fondasi penting agar GMNI Pekanbaru mampu menjalankan fungsi kaderisasi secara efektif dan melahirkan kader-kader yang memiliki integritas, kemampuan intelektual, serta keberpihakan kepada rakyat.
Konferensi Cabang Luar Biasa juga menjadi momentum mempererat persatuan seluruh kader setelah dinamika yang terjadi selama proses pemilihan.
Seluruh peserta diharapkan dapat kembali bersatu untuk mendukung kepengurusan baru dalam menjalankan roda organisasi.