Riauexpose.Com || Mantan pengacara Brigadir J di Kasus Ferdy Sambo, Kamaruddin Simanjuntak, saat ini tengah berjuang melawan sakit.
Sakit yang diderita Kamaruddin Simanjuntak membuat penampilannya berubah total.
Dikenal memiliki tubuh tambun dan wajah semringah, Kamaruddin kini bertubuh kurus dan wajah pucat.
Bahkan sebelumnya ada kabar beredar yang menyebut jika Kamaruddin Simanjuntak meninggal dunia.
Terkait sakit apa yang dideritanya, hingga kini belum ada penjelasan resmi dan terverifikasi mengenai sakit Kamaruddin Simanjuntak.
Detail medis mengenai penyakit spesifiknya tidak dibuka secara gamblang ke publik, para sahabat yang menjenguk mengonfirmasi bahwa kondisinya sempat melemah namun kini berangsur membaik.
Dalam video yang dilansir dari akun X (Twitter) BangPino__, terlihat momen Kamaruddin dijenguk teman-temannya. Sembari terduduk lesu, Kamaruddin hanya mendengarkan ucapan temannya tanpa merespon.
“Pak Kamaruddin semakin hari semakin sehat, semakin segar, Puji Tuhan. Bahwa kabar-kabar yang dulu menyatakan dia meninggal, penyakitnya lah yang meninggal. Sekarang sudah hidup baru ya pak Kamaruddin,” pungkas teman Kamaruddin.
Melihat kondisi Kamaruddin yang tak lagi prima seperti dulu, teman-temannya prihatin. Namun mereka datang untuk menguatkan mental Kamaruddin.
“Pada hari ini kita bertiga, kondisi Pak Kamaruddin memang lemah, dia kurus. Tapi saya yakin Tuhan akan menyembuhkan,” kata teman Kamaruddin.
Sebelum sakit, Kamaruddin sempat diisukan meninggal dunia pada Maret 2026. Tak terima dengan isu tersebut, sahabat dan rekan sejawatnya sesama pengacara, Martin Lukas Simanjuntak pun mengurai klarifikasi.
Martin menegaskan bahwa Kamaruddin masih sehat.
“Puji Tuhan, Bang Kamaruddin Simanjuntak saat ini dalam keadaan sehat dan baik. Informasi tersebut saya peroleh langsung dari istri dan keluarga beliau.”
“Sehubungan dengan adanya miss informasi yang sempat beredar, kami mohon kepada rekan-rekan semua untuk tidak lagi melakukan repost dan/atau menyebarluaskan informasi tersebut, guna menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat,” tulis Martin Lukas Simanjuntak.
Kamaruddin Simanjuntak bukan sekadar pengacara biasa. Perjalanannya dari bawah hingga menjadi “singa” di ruang sidang penuh dengan perjuangan.
Lahir di Siborongborong (1974), ia sempat bekerja serabutan, menjadi customer service restoran, sales, bahkan dikabarkan pernah tinggal di bawah kolong jembatan sebelum meraih gelar Sarjana Hukum dari UKI tahun 2000.
Namanya melambung setelah membongkar kasus korupsi Wisma Atlet, Hambalang, e-KTP, hingga menjadi kuasa hukum keluarga Brigadir J dalam kasus pembunuhan berencana oleh Ferdy Sambo.
Kamaruddin dikenal karena komitmennya membantu rakyat kecil melalui metode subsidi silang.
Ia sering memberikan bantuan hukum gratis bagi mereka yang teraniaya namun tidak memiliki biaya.
“Mohon maaf, apabila ada fakir miskin atau tidak ada biaya kita yang biayai. Jadi perkaranya pun harus kita biayai, kita perjuangkan,” tegas Kamaruddin dalam sebuah wawancara.















