Tampak depan Hotel Hollywood di Riau

Tokoh Adat dan Ketua MKA LAM Siak H. Wan Said Wafat di Usia 74 Tahun

202faf6d abe4 449b b1ac 258a66f6c185
Ucapan duka dari Pemkab Siak atas Wafatnya Wan Said, Kamis (5/2/2026).

SIAK riauexpose.com Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kabupaten Siak kehilangan salah satu putra terbaiknya. Tokoh adat, tokoh masyarakat, sekaligus teladan Negeri, Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) Lembaga Adat Melayu (LAM)LAM) Siak, H. Wan SaidH. Wan Said, berpulang ke Rahmatullah.

Almarhum menghembuskan napas terakhir di salah satu rumah sakit di Pekanbaru pada Kamis (5/2/2026) sekitar pukul 10.00 WIB di usia 74 tahun.

Semasa hidupnya, H. Wan Said dikenal sebagai figur adat yang teguh menjaga marwah Negeri Istana.

Ia selalu hadir tepat waktu dalam berbagai kegiatan Pemerintah Daerah, menjadi peletak tanjak bagi tamu-tamu kehormatan yang datang ke Siak, pemberi petuah penuh makna, serta penjaga nilai dan adab Melayu.

Tak hanya itu, almarhum juga dikenal sebagai penjaga Makam Sultan Siak dan sosok yang setia menyambut para peziarah. Kopi khas racikannya dari beras yang diracik sendiri menjadi bagian dari kenangan hangat setiap ziarah ke Makam Tengku Buang Asmara.

Salah satu pesan almarhum yang masih terngiang adalah nasihat untuk tetap meneguhkan hati menjaga Siak.

“Teguhkan hati untuk Siak. Usah terlalu dihiraukan cakap orang. Ini kampung awak, kalau tak kito, siapo lagi yang akan jago marwah Negeri,” ucapnya kala itu.

Bupati Siak Sampaikan Duka Mendalam

Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya almarhum H. Wan Said.

“Kami sangat kehilangan sosok Datuk H. Wan Said. Beliau bukan hanya Ketua MKA LAM Siak, tetapi guru adat, penjaga marwah, dan panutan bagi kami semua. Banyak petuah dan nilai luhur yang beliau titipkan untuk Siak,” ujar Afni.

IMG 9707
Bupati Afni Bersama Alm Wan Said dalam sebuah acara beberapa waktu lalu di Siak Sri Indrapura

Menurut Afni, dedikasi almarhum terhadap adat dan Negeri menjadi warisan berharga yang harus terus dijaga dan dilanjutkan.

“InsyaAllah, segala pengabdian beliau untuk Negeri Istana menjadi amal jariyah. Kita doakan almarhum husnul khotimah dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” tambahnya.

Kepergian H. Wan Said meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Siak. Namun, nilai, petuah, dan keteladanan yang ia wariskan akan terus hidup sebagai penuntun dalam menjaga marwah Negeri Istana.

72 / 100 Skor SEO
https://riauexpose.com/wp-content/uploads/2024/06/Merah-Ilustratif-Modern-Dirgahayu-Bhayangkara-Instagram-Story_20240629_090843_0000.png