Tampak depan Hotel Hollywood di Riau

Rikkes Akpol 2026 Polda Sumbar: 147 Peserta Disaring Ketat, Tanpa Kompromi

Rikkes Akpol 2026, Polda Sumbar, seleksi Taruna Akpol, penerimaan Polri 2026, tes kesehatan Akpol,
Rikkes Akpol 2026, Polda Sumbar, seleksi Taruna Akpol, penerimaan Polri 2026 (istimewa)

Riauexpose.Com |  Seleksi Taruna/i Akpol 2026 di Polda Sumatera Barat memasuki fase krusial. Sebanyak 147 peserta tampil all out menjalani Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) Tahap I, Jumat (10/4/2026), dalam proses ketat yang menuntut fisik prima, mental kuat, dan integritas tanpa cela.

Semangat dan ketegangan bercampur dalam pelaksanaan Rikkes Tahap I yang digelar di Gedung Ditsamapta Polda Sumbar. Para peserta, yang merupakan putra-putri terbaik Ranah Minang, harus melewati serangkaian tes medis komprehensif sebagai gerbang awal menuju Akademi Kepolisian (Akpol).

Promo Fakultas Hukum UPBI

Fakultas Hukum UPBI

Kegiatan yang dipusatkan di Ruang Jend. Pol. (Purn) Awaloeddin Djamin ini dipimpin langsung oleh Kabiro SDM Polda Sumbar selaku Ketua Pelaksana, Kombes Pol Anissullah M. Ridha, S.I.K., S.H., M.H.

Dalam keterangannya, Kombes Anissullah menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara ketat, transparan, dan tanpa kompromi.

“Kami berkomitmen penuh menjalankan prinsip BETAH, yaitu Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis. Tidak ada ruang untuk praktik curang. Semua peserta diperlakukan sama dan harus memenuhi standar kesehatan yang telah ditetapkan,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa Rikkes menjadi tahapan penting dalam menyaring calon perwira Polri yang benar-benar siap secara fisik dan mental.

“Calon Taruna Akpol bukan hanya dituntut cerdas, tetapi juga harus memiliki kondisi fisik prima. Mereka inilah yang nantinya akan menjadi garda terdepan Polri, sehingga kualitasnya harus benar-benar teruji sejak awal,” tambahnya.

Dengan mengusung prinsip BETAH, pengawasan dilakukan secara ketat dan berlapis. Selain melibatkan unsur internal seperti Itwasda dan Bidpropam, proses ini juga diawasi pihak eksternal dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) wilayah Sumbar.

Adapun rangkaian pemeriksaan yang dijalani peserta meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan THT, gigi dan mulut, pengecekan tekanan darah, nadi, kesehatan mata hingga buta warna, serta pemeriksaan fisik menyeluruh.

Dari total 150 peserta yang terdaftar, terdiri dari 140 pria dan 11 wanita, tercatat 147 orang hadir mengikuti seleksi. Tiga peserta pria dinyatakan tidak hadir dengan alasan berbeda, termasuk temuan penggunaan nomor telepon palsu dalam data pendaftaran, serta kondisi kesehatan seperti demam dan pasca operasi.

Momen paling menegangkan terjadi saat pengumuman hasil. Peserta yang dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) berhak melanjutkan ke tahap berikutnya, yakni Computer Assisted Test (CAT) Psikologi. Sementara peserta yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) tetap mendapatkan perhatian melalui layanan konseling dari Tim Psikologi Ro SDM.

Menurut Kombes Anissullah, pendekatan humanis tetap menjadi bagian penting dalam proses seleksi.

“Kami tidak hanya menilai, tetapi juga membina. Bagi yang belum memenuhi syarat, kami berikan edukasi dan konseling agar mereka bisa memperbaiki diri ke depan,” ujarnya.

Secara keseluruhan, pelaksanaan Rikkes Tahap I berlangsung tertib, disiplin, dan transparan. Polda Sumbar terus berkomitmen menjaring kandidat terbaik untuk ditempa menjadi perwira Polri yang profesional, tangguh, dan berintegritas tinggi.

73 / 100 Skor SEO
https://riauexpose.com/wp-content/uploads/2024/06/Merah-Ilustratif-Modern-Dirgahayu-Bhayangkara-Instagram-Story_20240629_090843_0000.png