PEKANBARU riauexpose.com– Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali terjadi di wilayah hukum Polsek Payung Sekaki, Kota Pekanbaru.
Seorang warga Kampar Kiri Hulu, Rahmad Hidayat (25), menjadi korban setelah sepeda motor miliknya raib digasak komplotan pelaku Curanmor pada Ahad (22/2/2026) sekira pukul 03.30 WIB.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Serayu Gang Balai, Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru-Riau.
Korban yang akrab disapa Dayat itu harus mengikhlaskan satu unit sepeda motor Honda Beat Street dengan Nomor Polisi BM 3517 ABN yang diduga dibawa kabur oleh enam orang pelaku.
Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) milik penghuni kos di sekitar lokasi, para pelaku berjumlah enam orang dan seluruhnya menggunakan helm, sehingga identitas wajah tidak dapat dikenali secara kasat mata.
Aksi mereka berlangsung dini hari, memanfaatkan situasi lingkungan yang relatif sepi dan warga terlelap tidur.
“Motor diparkir di depan kos teman. Saat subuh hendak digunakan, kendaraan sudah tidak ada. Setelah dicek, ternyata terekam CCTV,” ujar Dayat kepada wartawan ahad (22/2).
Atas kejadian tersebut, korban telah membuat laporan resmi ke pihak Polsek Payung Sekaki untuk proses hukum lebih lanjut.
Kanit Reskrim Polsek Payung Sekaki, Iptu Irfan, membenarkan adanya laporan dugaan tindak pidana pencurian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 362 KUHP tentang pencurian.
Pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap identitas dan peran masing-masing terduga pelaku.
“Kami sudah melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi. Saat ini masih dalam tahap penyelidikan,” tegas Iptu Irfan.
Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dengan memarkirkan kendaraan di lokasi aman serta menggunakan kunci ganda sebagai langkah preventif untuk meminimalisir potensi tindak pidana.
Maraknya kasus curanmor di sejumlah titik di Kota Pekanbaru menuntut langkah preventif dan represif yang lebih terukur dari aparat penegak hukum.
Penegakan hukum yang konsisten serta penguatan patroli pada jam rawan dinilai menjadi faktor krusial dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih memburu para pelaku dan mendalami kemungkinan keterlibatan jaringan curanmor lintas wilayah.










