Ribuan Warga Siak Nonton Bareng Layar Tancap Bersama Bupati Afni
Siak – Kenangan masa kecil yang sederhana namun penuh makna kini kembali dihidupkan Bupati Siak, Dr. Afni Z. Dia menggagas acara nonton bereng melalui layar tancap di komplek rumah dinas Bupati, Senin (18/8).
Acara serupa ini kabarnya akan digelar secara rutin sebulan sekali, sebagai ruang kebersamaan keluarga sekaligus menghidupkan kembali tradisi hiburan rakyat tempo dulu.
Bupati Afni mengaku ide ini berawal dari kerinduan pribadi terhadap masa kecilnya.
Bupati kelahiran Siak Sri Indrapura 40 tahun silam itu terkenang, saat itu keluarga mereka tidak memiliki televisi dan hidup dalam keterbatasan digitalisasi dan informasi.
Setiap kali ada layar tancap di depan Istana, ayah, ibu, dan saudara-saudaranya berbondong-bondong datang dengan mengayuh sepeda.
“Waktu itu, meski sederhana, rasanya luar biasa bahagia. Layar tancap menjadi hiburan mewah bagi kami yang tidak punya TV di rumah. Tapi lebih dari itu, hal itu menghadirkan hangatnya kebersamaan keluarga,” ungkap Afni penuh nostalgia.
Kegiatan yang diagendakan bakal digelar secara rutin sekali sebulan ini tidak hanya ditujukan untuk masyarakat kota Siak saja. Pemkab Siak sedang menyiapkan agenda agar layar tancap juga bisa hadir hingga ke kecamatan, bahkan sampai ke kampung-kampung yang ada di Kabupaten Siak.
“InsyaAllah, niat kami untuk menghadirkan kembali suasana kebersamaan itu, agar anak-anak sekarang juga bisa merasakan kebahagiaan yang dulu kami rasakan,” ujar Afni.
Selain menjadi hiburan, layar tancap juga dipandang sebagai sarana membangun nilai kekeluargaan.
Menurut Bupati, di era digital saat ini, interaksi antaranggota keluarga kerap tergerus oleh gawai.
Dengan adanya kegiatan nonton bersama di ruang terbuka, masyarakat berharap bisa kembali menemukan kehangatan, saling bercengkerama, dan menikmati tontonan film secara bersama-sama.
Masyarakat yang hadir pada gelaran perdana bertepatan HUT RI ke 80 terlihat antusias. Anak-anak duduk di lesehan, sementara orang tua saling berbincang sembari menyaksikan tayangan film di layar tancap.
Kehangatan itu seolah menghadirkan kembali suasana tempo doeloe, ketika hiburan menjadi ruang perekat sosial masyarakat di Siak.
Bupati Afni bilang, program ini akan terus dijaga keberlanjutannya. Pemkab juga akan melibatkan komunitas dan lembaga seni budaya dalam pengelolaan agenda layar tancap, agar nilai sejarah dan kebudayaan Siak tetap hidup dan dekat dengan generasi muda.
“Semoga kegiatan ini bukan hanya menjadi hiburan, tapi juga menjadi pengikat rasa cinta kita kepada keluarga dan tanah kelahiran. Dari sini kita belajar, bahwa kebahagiaan sejati bukan terletak pada kemewahan, melainkan pada kebersamaan,” tutup Bupati Siak Dr. Afni Z memungkasi.








