Kader PKB Sambut Kedatangan Gubri Nonaktif Abdul Wahid di Bandara SSK II Pekanbaru

Kader PKB Riau dan ratusan warga Pekanbaru sambut kedatangan Abdul Wahid CS di Bandara SSQ II Pekanbaru riauexpose.Com (istimewa)

PEKANBARU riauexpose.ComGubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid, tiba di Bandara Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Pekanbaru, Rabu (11/3/2026).

Abdul Wahid dan dua anak buahnya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terkait anggaran proyek di Dinas PUPR PKPP Provinsi Riau.

Promo Fakultas Hukum UPBI

Fakultas Hukum UPBI

Idul Fitri

Selamat dan sukses ketua DPD KAI Riau

Setibanya di bandara, Abdul Wahid yang mengenakan rompi tahanan berwarna oranye tampak berjalan menunduk dengan kedua tangan diborgol. Ia juga mengenakan topi hitam dan masker hitam saat keluar dari area kedatangan bandara.

Abdul Wahid bersama dua orang anak buahnya yakni Dani Nur Salam dan Arief Setiawan juga turut tiba di Pekanbaru mengenakan rompi orange bertuliskan Tahanan KPK dengan pengawalan ketat aparat.

Dani Nur Salam terlihat menggunakan topi putih dan masker putih, sementara Arief Setiawan hanya mengenakan masker. Ketiganya dikawal ketat oleh personel Brimob Polda Riau bersenjata lengkap hingga menuju mobil tahanan milik Kejaksaan Negeri Pekanbaru.

Kedatangan Abdul Wahid di bandara juga disambut sejumlah kader dari Partai Kebangkitan Bangsa(PKB) Provinsi Riau.

Di antara yang hadir terlihat tokoh PKB Riau, Cak Mus, bersama Abu Khoiri, Ustaz Alnofiandri Dinar, serta beberapa kader lainnya yang menunggu di ruang kedatangan.

Cak Mus mengatakan kehadiran para kader PKB di bandara sebagai bentuk dukungan moral kepada Abdul Wahid, namun tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

“Kami hadir sebagai sahabat dan kader partai untuk memberikan dukungan moril. Namun kami juga menghormati sepenuhnya proses hukum yang sedang berjalan,” ujar Cak Mus kepada wartawan.

Ia berharap semua pihak memberikan kesempatan kepada aparat penegak hukum untuk bekerja secara profesional dalam mengungkap kasus tersebut.

“Kita percayakan kepada penegak hukum. Semoga semuanya berjalan objektif, transparan, dan memberikan keadilan bagi semua pihak,” timpalnya.

Sementara itu, saat ditanya sejumlah wartawan terkait kasus yang menjeratnya, Abdul Wahid tidak banyak memberikan komentar. Ia hanya menjawab singkat saat ditanya mengenai kondisi kesehatannya.

“Sehat,” ucapnya singkat.

Usai tiba di Pekanbaru, Abdul Wahid bersama dua tersangka lainnya langsung dibawa menggunakan mobil tahanan menuju Rumah Tahanan (Rutan) Sialang Bungkuk.

Ketiganya akan menjalani masa penahanan selama proses persidangan di Pengadilan Negeri Pekanbaru berlangsung.

Exit mobile version