APBN 2026 Terancam Defisit, Pemerintah Siapkan Efisiensi Anggaran MBG

Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa (istimewa).

JAKARTA riauexpose.Com Pemerintah membuka opsi melakukan efisiensi anggaran pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tahun ini mencapai Rp335 triliun.

Langkah tersebut dipertimbangkan apabila lonjakan harga minyak mentah dunia memicu pelebaran defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 melampaui batas aman 3 persen.

Promo Fakultas Hukum UPBI

Fakultas Hukum UPBI

Idul Fitri

Selamat dan sukses ketua DPD KAI Riau

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, pemerintah telah melakukan simulasi risiko atau stress test terhadap kemungkinan kenaikan harga minyak dunia yang diperkirakan dapat mencapai rata-rata US$92 per barel dalam setahun.

Kenaikan tersebut dipicu eskalasi konflik geopolitik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat.

“Hasil simulasi menunjukkan jika harga minyak berada di level US$92 per barel selama satu tahun, maka defisit APBN berpotensi melebar hingga sekitar 3,6 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB),” ujar Purbaya dalam acara buka puasa bersama di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat (6/3/2026).

Menurutnya, pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk menahan pelebaran defisit tersebut, salah satunya melalui penyesuaian dan efisiensi belanja negara pada beberapa program.

Salah satu program yang berpotensi dilakukan efisiensi adalah Makan Bergizi Gratis (MBG). Meski demikian, Purbaya menegaskan bahwa penghematan tidak akan mengurangi anggaran utama yang berkaitan langsung dengan penyediaan makanan bagi penerima manfaat.

“Program MBG tetap berjalan karena sangat baik. Namun kita ingin memastikan tidak ada belanja yang tidak langsung berkaitan dengan penyediaan makanan, misalnya pembelian motor untuk seluruh SPPG atau pengadaan komputer,” jelasnya.

Pemerintah memastikan anggaran inti untuk kebutuhan makanan bagi penerima manfaat seperti anak sekolah, ibu hamil, dan lansia tetap menjadi prioritas.

Selain efisiensi pada MBG, pemerintah juga mempertimbangkan penundaan sejumlah proyek infrastruktur yang bersifat multiyears atau dapat dijadwalkan ulang ke tahun berikutnya.

Purbaya mencontohkan beberapa proyek di Kementerian Pekerjaan Umum (PU) seperti pembangunan jembatan maupun fasilitas pendidikan yang masih memungkinkan untuk digeser pelaksanaannya.

“Misalnya di Kementerian PU, mungkin ada beberapa belanja yang bisa digeser ke tahun depan, seperti pembangunan jembatan atau sekolah,” katanya.

Sebagai informasi, anggaran program Makan Bergizi Gratis pada 2026 mencapai Rp335 triliundengan target 82,9 juta penerima manfaat.

Nilai tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun 2025 yang sebesar Rp71 triliun dengan target 17,9 juta penerima.

Pemerintah menegaskan berbagai opsi penyesuaian anggaran tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi agar defisit APBN tetap terjaga dalam batas aman, sekaligus memastikan program prioritas bagi masyarakat tetap berjalan.

Exit mobile version