Pemkab Siak Naikkan Bantuan Veteran 300 Persen, Terima Rp5 Juta per Orang

Pemkab Siak Naikkan Bantuan Veteran 300 Persen, Terima Rp5 Juta per Orang
Penulis: riauexpose
Senin, 17 Agustus 2026 | 15:22:26 WIB

Riauexpose.com SIAK — Pemerintah Kabupaten Siak memberikan penghormatan kepada para pejuang bangsa dengan menaikkan bantuan sagu hati bagi veteran dan janda veteran lebih dari 300 persen, dari nilai sebelumnya menjadi Rp5 juta per orang.

Kebijakan tersebut disampaikan dalam ramah tamah bersama para veteran menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Gedung Pendopo Datuk Empat Suku, Komplek Abdi Praja Rumah Rakyat, Ahad (16/8/2026).

Ramah tamah yang berlangsung khidmat itu dihadiri Bupati Siak Afni Zulkifli, Wakil Bupati Siak Syamsurizal, Pengurus Cabang Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kabupaten Siak, Angkatan 45, Pepabri, Wredatama, serta Warakawuri.

Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Siak menegaskan bahwa penghormatan terhadap veteran bukan sekadar seremoni menjelang Hari Kemerdekaan, tetapi bentuk nyata penghargaan atas perjuangan generasi terdahulu dalam mempertahankan kemerdekaan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Bantuan sagu hati bagi veteran dan janda veteran tersebut akan disalurkan dua kali dalam setahun, yakni pada momentum HUT Kemerdekaan RI dan Hari Pahlawan Nasional.

Saat ini, tercatat dua veteran hidup dan satu janda veteran di Kabupaten Siak. Mereka adalah H. Darmawi Chan, Veteran Perdamaian NKRI; Paimin, Veteran Pembela Dwikora; serta Sarinem, janda Veteran Pejuang Kemerdekaan almarhum Markadi.

Bupati Siak Afni Zulkifli mengatakan, estafet perjuangan para pahlawan pada masa kini tidak lagi dilakukan dengan mengangkat senjata.

Perjuangan tersebut diwujudkan melalui komitmen menjaga daerah, memperjuangkan hak masyarakat, serta memastikan pembangunan berjalan untuk kepentingan rakyat.

Dalam petuahnya mengenai “Siak Hebat, Siak Bermartabat”, Afni menyinggung pentingnya otonomi daerah yang menurutnya memiliki keterkaitan dengan sejarah perjuangan Kerajaan Siak.

“Kalaulah pembangunan itu hanya berpusat pada satu obor saja, tidak akan ada itu Nusantara. Nusantara berasal dari banyak daerah, dan api pembangunannya harus ada di daerah-daerah karena kebutuhan rakyat kita beragam, bukan membutuhkan kebijakan yang seragam,” tegas Afni.

Dia mengingatkan, berbagai pembangunan yang dinikmati masyarakat saat ini merupakan bagian dari fondasi yang dibangun para pemimpin terdahulu setelah lahirnya kebijakan otonomi daerah pada 1999.

Salah satunya adalah pembangunan Jembatan Siak yang dibangun menggunakan APBD Kabupaten Siak dengan nilai anggaran lebih dari Rp300 miliar.

Menurut Afni, perjuangan memimpin daerah di tengah tantangan fiskal dan politik saat ini merupakan bentuk “perang modern”.

“Perang hari ini bukan tentang angkat senjata, tetapi tentang kepercayaan negara kepada kita, bahwa seluruh anak jati Riau di tanah Melayu dan Kerajaan Siak sudah bersumpah setia kepada NKRI. Tidak ada kata lain selain NKRI harga mati. Kami yang muda ini hanya memohon, berikan hak daerah kami. Cuma itu yang kami perjuangkan,” ujarnya.

Afni juga memohon restu dan bimbingan para sesepuh veteran agar langkah kepemimpinannya tetap berada dalam koridor aturan dan kepentingan masyarakat.

Dalam konteks perjuangan masa kini, Afni menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah daerah untuk mengikis praktik pungutan liar (pungli) dan setoran dalam pelayanan publik.

Ia menegaskan pelayanan kepada masyarakat harus berjalan bersih dan tidak boleh dibebani kepentingan pribadi maupun kelompok.

“Menyerah bukan pilihan. Menghadapi kondisi ini, kami akan tetap istiqomah menyuarakan hak rakyat seberapa besar pun ancaman yang datang. Inilah komitmen kami sebagai anak cucu Sultan Siak. Sebagaimana Sultan Siak menyatakan NKRI harga mati. Merdeka! Merdeka!” tegas Afni.

Ketua PC LVRI Kabupaten Siak, H. Darmawi Chan, menyampaikan rasa syukur dan haru atas perhatian Pemkab Siak terhadap para veteran.

Menurutnya, penghormatan tersebut semakin berarti karena diberikan di tengah kondisi efisiensi anggaran daerah.

“Kepada Bupati Afni Zulkifli dan Wakil Bupati Syamsurizal, kami sampaikan terima kasih tulus dari lubuk hati terdalam. Di masa senja kami yang sudah tidak produktif dan menua ini, kami merasa mendapatkan tempat dan penghormatan yang sangat tinggi dari pemerintah daerah,” kata Darmawi.

Veteran Perdamaian NKRI itu menilai perhatian Pemkab Siak terhadap veteran merupakan cerminan penghormatan terhadap sejarah perjuangan bangsa.

Ia juga mengaitkannya dengan sejarah Sultan Siak yang menyerahkan harta dan tahtanya demi kepentingan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"BACA  JUGA" Dari Soekarno hingga Jokowi, Mungkinkah Prabowo Injakkan Kaki di Istana Siak? Toyota Fortuner Laka Tunggal di Sorek, 1 Orang Dikabarkan Tewas Bareskrim Amankan 2 WN India, Bongkar Dugaan Pengolahan 30 Kg Emas per Hari  

Reporter: riauexpose