Pemilik Toko Ponsel di Siak Dibacok Hingga Kritis, Uang Ratusan Juta Raib
SIAK Riauexpose.Com– Parlindungan Hutagaol (53), warga Kecamatan Mempura, Siak bersimbah darah usai menjadi korban pembacokan dalam peristiwa pencurian dengan kekerasan (Curas), Jumat (20/3) malam.
Pria 53 tahun itu merupakan Seorang pemilik toko ponsel di Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak.
Peristiwa berdarah tersebut terjadi sekitar pukul 19.30 WIB di toko milik korban, Parlin Ponsel, yang berada di Simpang Suak Rengas, Kelurahan Sungai Mempura.
Korban pertama kali ditemukan oleh karyawannya bernama Rahmi (23), yang datang untuk membuka toko pagi harinya.
Wanita 23 tahun itu mengaku curiga saat melihat kondisi toko yang gelap dan tidak seperti biasanya.
Kondisi di dalam toko sudah dalam keadaan porak-poranda. Bercak darah terlihat berserakan di beberapa sudut ruangan.
“Saya panggil-panggil tidak ada jawaban. Pas masuk, korban sudah tergeletak dengan kondisi bersimbah darah, luka di kepala dan wajah,” ujarnya.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera memberikan pertolongan sebelum korban dilarikan ke RSUD Siak dengan kondisi kritis.
Berdasarkan hasil pemeriksaan polisi, korban mengalami luka bacok di bagian kepala kanan, kening kiri, serta luka robek di kedua sisi pipi yang diduga akibat senjata tajam.
Tidak hanya melakukan penganiayaan, pelaku juga diduga membawa kabur uang tunai dari dalam toko dengan nilai kerugian diperkirakan mencapai Rp200 juta.
Mendapat laporan tersebut, aparat kepolisian dari Polres Siak langsung bergerak cepat.
Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Siak turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari para saksi.
Hal itu sebagaimana disampaikan Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar kepada rekan media, Sabtu (21/3).
Kapolres mengaku sejauh ini pihaknya tengah memburu pelaku, dia juga bilang akan menindak tegas pelaku kejahatan tersebut serta memastikan proses penyelidikan berjalan maksimal.
“Tim sudah diturunkan untuk penyelidikan dan pengejaran pelaku. Kami optimistis kasus ini segera terungkap,” tegas Alumni Akpol 2007 itu.
Tidak hanya itu, Kapolres juga bilang sejumlah barang bukti telah diamankan dari lokasi kejadian, termasuk pakaian korban yang berlumuran darah. Polisi juga telah memeriksa beberapa saksi.
Hingga berita ini tayang, pelaku masih dalam pengejaran dan identitasnya belum bisa dipublikasikan.
Kapolres Siak mengimbau masyarakat agar tetap waspada serta segera melapor melalui Call Center 110 jika melihat dan menjadi korban peristiwa tindak pidana.