Tampak depan Hotel Hollywood di Riau

Atap Bagonjong di Bandara Japura, Kisah Minangisasi dan Kembali ke Identitas Melayu

Atap Bagonjong di Bandara Japura, Kisah Minangisasi dan Kembali ke Identitas Melayu

Bandara Japura di Era Tahun 1952

Rengat, – Sebuah foto lawas Bandara Japura di Rengat, Riau, mengungkap potongan sejarah yang tidak pernah mencuat ke publik.

Foto yang diabadikan sekira tahun 1952 itu memperlihatkan bangunan terminal dengan atap bagonjong, arsitektur khas Minangkabau terlihat berdiri tegak di wilayah adat Melayu Indragiri.

Atap tersebut dibangun oleh PT Stanvac, perusahaan pertambangan minyak bumi yang kala itu aktif di Riau.

Saat itu, Riau masih berada dalam wilayah administrasi Provinsi Sumatera Tengah (1948–1957), yang didominasi oleh pengaruh politik dan budaya Minangkabau.

“Bentuk atap itu seakan jadi simbol hegemoni budaya di masa itu,” ujar seorang pemerhati sejarah Inhu yang enggan dicantumkan namanya.

“Padahal, Indragiri memiliki corak arsitektur Melayu yang sangat khas, namun saat itu sulit terlihat di bangunan publik,” sambungnya.

Perubahan mulai terlihat setelah Konferensi Rakyat Riau I (KRR I) yang digelar di Pekanbaru pada 31 Januari–2 Februari 1956.

Pertemuan ini dihadiri tokoh-tokoh dari berbagai wilayah Riau, mulai dari Kampar, Bengkalis, Kepulauan Riau, hingga Indragiri dan menghasilkan kesepakatan penting, mendorong pemekaran Provinsi Sumatera Tengah menjadi tiga provinsi, yaitu Riau, Jambi, dan Sumatera Barat.

Tokoh masyarakat Indragiri kala itu, seperti disebut dalam arsip, menegaskan bahwa Riau perlu berdiri sendiri agar identitas Melayu tetap terjaga.

“Kita tidak menolak keberagaman, tapi identitas Melayu harus tetap hidup di tanah ini,” demikian salah satu kutipan pidato yang tercatat dalam dokumen KRR I.

Kini, wajah Bandara Japura telah berubah. Arsitektur Melayu kembali mewarnai bangunan terminal, menghapus jejak masa lalu yang sempat diwarnai minangisasi.

Bagi sebagian warga, perubahan ini bukan sekadar soal desain, tapi soal kembali pada akar budaya.

“Bandara ini kini benar-benar mencerminkan rumah kita sendiri,” ujar Atan seorang warga Rengat sambil tersenyum.

41 / 100 Skor SEO
https://riauexpose.com/wp-content/uploads/2024/06/Merah-Ilustratif-Modern-Dirgahayu-Bhayangkara-Instagram-Story_20240629_090843_0000.png