Riauexpose.com KAMPAR, – Setelah tiga hari pencarian tanpa henti, Tim SAR Gabungan bersama Basarnas Pekanbaru akhirnya menemukan jasad Rifky, pemuda yang terjun bebas ke Sungai Kampar usai mengalami kecelakaan saat melakukan aksi standing sepeda motor di atas Jembatan Rantau Berangin, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sejauh sekitar 5,4 kilometer dari lokasi awal kejadian.
Basarnas Pekanbaru bersama Tim SAR Gabungan berhasil menemukan jasad korban pada Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 09.40 WIB setelah melakukan operasi pencarian selama tiga hari.
Kepala Kantor Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi, mengatakan penemuan korban menjadi akhir dari operasi pencarian yang melibatkan berbagai unsur SAR.
“Dengan telah ditemukannya korban, maka Operasi SAR terhadap kondisi membahayakan manusia berupa satu orang terjatuh dari Jembatan Rantau Berangin secara resmi kami usulkan untuk ditutup. Seluruh unsur SAR dikembalikan ke instansi masing-masing,” ujar Budi.
Memasuki hari ketiga operasi, Tim SAR melakukan evaluasi menyeluruh terhadap hasil pencarian sebelumnya. Strategi baru kemudian diterapkan dengan membagi personel ke dalam beberapa Search and Rescue Unit (SRU).
Masing-masing SRU menggunakan perahu karet untuk menyisir aliran Sungai Kampar hingga radius sekitar enam kilometer ke arah hilir dari titik korban diduga jatuh.
Upaya tersebut membuahkan hasil ketika salah satu tim melihat sesosok jasad mengapung di permukaan sungai.
Setelah dilakukan identifikasi awal, jasad dipastikan merupakan Rifky, korban yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat terjatuh ke Sungai Kampar setelah mengalami kecelakaan saat melakukan aksi standing sepeda motor di atas Jembatan Rantau Berangin.
Ditemukan Berjarak 5,4 Kilometer dari Lokasi Kejadian
Budi Cahyadi menjelaskan jasad korban ditemukan sekitar 5,4 kilometer dari titik awal korban terjatuh.
Jenazah kemudian dievakuasi menggunakan perahu karet menuju daratan sebelum dibawa ke Puskesmas Kuok guna menjalani proses identifikasi dan penanganan medis sesuai prosedur.
Setelah seluruh proses selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka dan dimakamkan.
Dengan ditemukannya korban, Basarnas Pekanbaru secara resmi menutup Operasi SAR terhadap peristiwa tersebut.
Basarnas juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam proses pencarian, mulai dari TNI, Polri, BPBD, pemerintah daerah hingga masyarakat yang ikut membantu pencarian sejak hari pertama.















