Riauexpose.com || Kecelakaan maut mengguncang Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum), Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan, Rabu (6/5/2026) siang.
Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) tujuan Medan yang membawa puluhan penumpang hangus terbakar usai bertabrakan dengan mobil tangki minyak.
Belasan penumpang dilaporkan tewas mengenaskan, sementara tiga orang berhasil selamat meski mengalami luka bakar serius.
Suasana mencekam terjadi sesaat setelah benturan keras antara bus dan mobil tangki.
Dalam hitungan detik, api langsung membesar dan melalap seluruh badan bus, membuat para penumpang panik dan berusaha menyelamatkan diri.
Tiga korban selamat diketahui bernama Ngadiono Bin Wage (44), istrinya Jumiatun Binti Surip (34), serta M Tahrul Hubaidi (31).
Ketiganya berhasil keluar dari dalam bus melalui jendela saat kobaran api mulai membesar.
Namun, perjuangan menyelamatkan diri itu harus dibayar mahal. Ketiganya mengalami luka bakar serius.
Ngadiono mengalami luka di bagian wajah dan tangan, sementara dua korban lainnya kini menjalani perawatan intensif di ruang ICU.
Ngadiono mengaku masih trauma mengingat detik-detik mengerikan saat kecelakaan terjadi.
Bahkan, ia mengaku sudah memiliki firasat buruk sejak awal keberangkatan dari Pati, Jawa Tengah.
“Dari awal kami sudah merasa tidak enak. Kondisi bus juga tidak layak, tapi kami tetap berangkat karena tidak punya pilihan lain,” ujarnya.
Menurutnya, sepanjang perjalanan bus beberapa kali mengalami gangguan teknis, mulai dari radiator kering hingga oli yang bocor dan berceceran di jalan.
Hingga akhirnya, kecelakaan maut itu terjadi.
“Saya dengar benturan sangat keras, lalu api langsung membesar. Dalam hitungan detik bus sudah terbakar,” katanya.
Dalam kondisi panik dan dipenuhi asap tebal, Ngadiono bersama istrinya nekat melompat keluar melalui jendela bus. Satu penumpang lainnya ikut berhasil menyelamatkan diri.
Namun nahas, sebagian besar penumpang lainnya tidak sempat keluar dari dalam bus yang sudah dilalap api.
“Kami hanya bisa melihat penumpang lain terbakar di dalam bus. Kami tidak bisa menolong apa-apa,” ucapnya menahan tangis.
Peristiwa tragis ini sontak mengundang perhatian masyarakat dan menjadi duka mendalam bagi keluarga korban. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti kecelakaan maut tersebut.















