Tampak depan Hotel Hollywood di Riau

Sempat Terhenti, KNES Kembali Garap Kebun Sawit 2.800 Hektar di Tapung-Kampar

Kabupaten Kampar, Riau, kembali berjalan di bawah pengelolaan Koperasi Nenek Eno Senama Nenek (KNES)
Plt Ketua KNES AL Hadi bersama Sekretaris Suparman dan Penasehat Hukum memastikan pengelolaan Kebun oleh KNES berjalan aman, lancar dan kondusif (istimewa).

Riauexpose.com | Setelah sempat terhenti, aktivitas perkebunan kelapa sawit seluas 2.800 hektar di Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, kembali berjalan di bawah pengelolaan Koperasi Nenek Eno Senama Nenek (KNES), Senin (4/5/2026).

Plt Ketua Al-Hadi dan Sekretaris KNES, Suparman, turun langsung ke lokasi di Pos 7 bersama sejumlah pekerja dan tenaga pengamanan outsourcing berbadan hukum untuk memastikan kegiatan produksi kembali normal.

Promo Fakultas Hukum UPBI

Fakultas Hukum UPBI

“Mulai hari ini kami kembali menjalankan aktivitas, dari perawatan kebun, perbaikan jalan hingga panen,” ujar Suparman kepada awak media di lokasi.

Parman bilang, pihaknya berkomitmen untuk menyalurkan gaji secara rata kepada 1.385  anggota koperasi.

Pembayaran tersebut dijadwalkan pada 8 Juni 2026, menyesuaikan hasil produksi setiap bulannya.

Tak hanya itu, Suparman juga menyinggung keberadaan Koperasi Pusako Senama Nenek (Koposan) yang dinilainya tidak memiliki kapasitas dan legitimasi dalam pengelolaan lahan tersebut.

Menurutnya, Koposan dibentuk oleh sekelompok pihak yang merasa tidak terakomodasi dalam KNES dan diduga memiliki kepentingan tertentu.

“Selama ini mereka juga melakukan panen di lahan ini. Tapi hasilnya tidak jelas, jalan rusak tidak diperbaiki, anggota tidak digaji, bahkan kebun rusak karena panen tidak profesional,” tegasnya.

Selain itu, parman juga menyoroti praktik jual beli lahan oleh oknum anggota koperasi kepada pihak luar.

Parman memastikan transaksi jual beli lahan tersebut tidak sah atau ilegal.

“Jual beli lahan itu ilegal. Lahan ini berada dalam pengelolaan koperasi,” tambahnya.

Sementara itu, aparat TNI dari Babinsa Desa Senama Nenek turut hadir untuk menjaga situasi tetap kondusif.

Serka M. Turnip bersama tiga anggotanya tampak melakukan pengamanan di lokasi pintu masuk Pos 7 kebun KNES.

“Kami hadir menjalankan tugas negara untuk memastikan wilayah tetap aman. Jangan sampai ada keributan seperti sebelumnya, jaga kamtibmas,” ujar Turnip.

Hingga berita ini diterbitkan, kondisi di Pos 7 Kebun KNES dilaporkan aman dan kondusif, dengan aktivitas pekerja yang mulai kembali normal.

75 / 100 Skor SEO
https://riauexpose.com/wp-content/uploads/2024/06/Merah-Ilustratif-Modern-Dirgahayu-Bhayangkara-Instagram-Story_20240629_090843_0000.png