Suasana Rumah Duka di Medan
MEDAN – Suasana di Perumahan Komplek Nicoland, Jalan Jaya Tani, Medan Johor, mendadak berubah menjadi duka dan kepanikan, Jumat pagi (11/7).
Warga yang biasanya memulai hari dengan rutinitas biasa, dikejutkan oleh kabar menyedihkan dari rumah pasangan suami istri, Sanika Ginting dan Dedi Rispa Tarigan.
Sekitar pukul 08.00 WIB, seorang kerabat datang tergesa-gesa ke rumah Sanika. Tujuannya, menyampaikan kabar duka, suami Sanika, Dedi Rispa Tarigan, dikabarkan meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Fly Over Jamin Ginting.
Namun tak disangka, langkah kaki yang membawa kabar buruk itu justru mengungkap kenyataan yang jauh lebih memilukan.
Di dalam rumah, Sanika Ginting ditemukan tak bernyawa, tubuhnya bersimbah darah di atas tempat tidur. Sang kerabat sontak berteriak histeris, mengundang warga sekitar berdatangan.
Meski suasana di dalam rumah memperlihatkan jejak kekerasan, bagian luar rumah justru tampak rapi dan tak menunjukkan tanda-tanda kerusakan.
Mobil keluarga, sebuah Toyota Innova hitam, masih terparkir seperti biasa di teras rumah.
Pihak kepolisian dari Polsek Deli Tua yang tiba di lokasi segera melakukan penyelidikan awal. Kapolsek Deli Tua, Kompol P. Simbolon, membenarkan adanya dugaan kuat tindak pidana pembunuhan.
“Saat kami hendak menyampaikan kabar tentang kecelakaan yang menimpa suaminya, justru kami menemukan istrinya telah meninggal dengan luka akibat senjata tajam,” ujar Kompol Simbolon.
Kedua jenazah, Sanika dan Dedi, saat ini telah dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk proses otopsi lebih lanjut.
Polisi masih terus menggali informasi dan mengumpulkan bukti guna mengungkap motif dan kronologi sebenarnya dari tragedi ganda yang mengejutkan ini.
Tetangga korban, Julia, menyampaikan rasa duka yang mendalam. Ia mengaku tak mendengar suara keributan atau hal mencurigakan semalam sebelumnya.
“Kami semua kaget. Mereka itu pasangan yang baik, ramah, dan tidak pernah terlibat masalah di lingkungan. Kami tidak pernah menyangka akan terjadi hal seperti ini,” tutur Julia.
Hingga berita ini diturunkan, suasana di Komplek Nicoland masih diselimuti rasa takut dan penasaran. Warga berharap pihak berwajib segera mengungkap fakta di balik peristiwa yang tidak hanya menyedihkan, tapi juga menyisakan misteri yang mengganggu ketenangan lingkungan mereka.






