Wali Kota Pekanbaru Janji Evaluasi Usaha Galian Pasca Musibah Dua Bocah Tenggelam

Wali Kota Pekanbaru Janji Evaluasi Usaha Galian Pasca Musibah Dua Bocah Tenggelam

Wali Kota Pekanbaru Janji Evaluasi Usaha Galian Pasca Musibah Dua Bocah Tenggelam

Pekanbaru – Suasana duka menyelimuti keluarga besar warga keturunan Nias di Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru. Dua bocah kakak dan adik meninggal dunia setelah tercebur ke dalam lubang bekas galian tanah liat untuk pembuatan batu bata Senin (8/9) lalu.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam saat mengunjungi rumah duka di Jalan Badak, Rabu (10/9).

“Kami sangat berduka atas musibah ini. Kehadiran kami untuk mendoakan almarhum, menyampaikan belasungkawa, sekaligus memberi semangat kepada keluarga yang ditinggalkan,” ujar Agung.

Kedua korban diketahui merupakan murid sekolah dasar, masing-masing kelas 3 dan kelas 1. Mereka adalah anak keempat dan kelima dari enam bersaudara. Komunitas Nias yang bermukim di kawasan tersebut dikenal sebagai pengrajin batu bata sejak lama.

Menurut penuturan keluarga, peristiwa bermula ketika kedua anak tak kunjung pulang pada Senin sore.

Orang tua korban sempat khawatir dan melapor ke Polsek Tenayan Raya. Esok paginya, seorang pekerja bata menemukan jasad anak pertama di dalam lubang yang terisi air. Tak lama berselang, jasad sang adik juga ditemukan di lokasi yang sama.

“Awalnya kami mengira anak-anak hilang atau diculik. Tapi ternyata mereka ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa. Kami sangat terpukul, namun ikhlas melepas kepergian mereka,” ucap perwakilan orang tua korban.

Agung bilang bahwa musibah ini menjadi perhatian penting bagi pemerintah kota Pekanbaru.

“Ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menata regulasi agar kejadian serupa tidak terulang lagi,” kata Agung.

Namun demikian, lanjut Agung, kami juga memahami bahwa usaha pembuatan batu bata merupakan mata pencaharian warga. Keputusan ke depan akan dibahas bersama OPD dan Forkopimda.

Sebagai informasi, jenazah kedua anak telah dimakamkan pada hari yang sama, diiringi doa dan dukungan keluarga besar serta masyarakat sekitar.

Exit mobile version