Waka Polda Riau Bersama TNI dan Warga Bahu-Membahu Atasi Banjir di Kabupaten Kampar

Waka Polda Riau Bersama TNI dan Warga Bahu-Membahu Atasi Banjir di Kabupaten Kampar
Screenshot

Wakapolda Riau Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo, S.H., M.Han saat memberikan bantuan korban banjir di Kampar

Kampar,- Tidak hanya Wakapolda Riau Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo, S.H., M.Han yang hadir dalam kunjungan ke tiga desa terdampak banjir di Kabupaten Kampar, tetapi juga jajaran TNI-Polri yang turut memperlihatkan solidaritas mereka dalam membantu warga yang terdampak bencana ini.

Bersama-sama, TNI-Polri berupaya memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan baik.

Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo menegaskan bahwa kunjungan ini bukan hanya sekedar melihat kondisi lapangan tetapi juga bentuk nyata kepedulian TNI-Polri terhadap masyarakat.

“Kami ingin memberikan semangat kepada warga untuk tetap kuat dan optimis menghadapi bencana ini. Kami di sini tidak hanya untuk memberikan bantuan, tetapi juga untuk mendengarkan keluhan dan kebutuhan masyarakat,” ujar Brigjen Pol Adrianto.

Dalam kegiatan tersebut, terlihat pula keterlibatan aktif dari TNI yang membantu masyarakat dalam proses pembersihan rumah-rumah yang terkena dampak banjir. Kapolres Kampar, AKBP Ronald Sumaja, S.I.K, menyampaikan bahwa kolaborasi TNI-Polri dalam penanganan bencana adalah wujud nyata sinergitas untuk kepentingan masyarakat.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan semua pihak, termasuk TNI, untuk memastikan setiap warga mendapatkan bantuan yang diperlukan,” kata Ronald Sumaja.

Selain memberikan bantuan sembako, Tim Kesehatan dari Bid Dokkes Polda Riau dan Dokkes Polres Kampar turut memberikan layanan kesehatan gratis. Dr. Hadi, salah satu anggota tim kesehatan, mengungkapkan bahwa layanan ini ditujukan untuk mencegah penyakit yang mungkin timbul pasca banjir.

“Kami fokus pada pencegahan penyakit seperti diare dan infeksi kulit yang sering terjadi setelah banjir. Warga juga kami edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan pasca banjir,” jelas Dr. Hadi.

Di Desa Sahilan Darussalam, Gunung Sahilan, dan Subarak, masyarakat bahu-membahu dengan petugas dalam upaya pembersihan lingkungan.

Camat Gunung Sahilan, H. Musnaini, M.Si, menyatakan bahwa gotong royong ini menunjukkan kekuatan solidaritas yang luar biasa dari warga desa.

“Banjir memang menguji kami, tetapi dengan semangat gotong royong, kami bisa cepat bangkit dan kembali beraktivitas seperti biasa,” ungkap Musnaini.

Banjir yang melanda tiga desa ini memang tergolong cepat surut, namun dampaknya cukup dirasakan oleh masyarakat. Salah satu warga Desa Sahilan Darussalam, Ibu Mariam, menyampaikan rasa syukurnya atas kehadiran aparat dan bantuan yang diterima.

“Kami merasa sangat terbantu dengan bantuan yang diberikan. Terima kasih kepada TNI-Polri yang telah membantu kami di saat sulit ini,” ujar Ibu Mariam dengan mata berkaca-kaca.

Dengan surutnya banjir, masyarakat mulai membersihkan rumah dan lingkungan mereka, dibantu oleh aparat yang tak lelah memberikan dukungan.

Exit mobile version