Pekanbaru – Kecelakaan tunggal yang melibatkan satu unit dump truck bermuatan tandan buah segar (TBS) sawit terjadi di Jalan Lintas Perawang–Pekanbaru via PT SIR, tepatnya di Desa Okura, Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru, Rabu (28/5) dini hari sekira pukul 02.00 WIB.
Pengemudi dump truck, Akil (34), hanya bisa terduduk diam pasrah menyaksikan truk Mitsubishi Canter yang ia kemudikan terguling ke sisi kiri jalan akibat menghindari tabrakan dengan sebuah mobil Toyota Innova dari arah berlawanan.
“Saat itu hujan deras, jalan gelap, dan tiba-tiba ada Innova dari depan, terlalu mepet. Saya banting stir ke kiri dan truk langsung terguling,” ungkap Akil kepada awak media Rabu (28/5) petang.
Akibat kejadian tersebut, buah sawit yang berada di bak dump truk berserakan di bahu jalan.
Menurut pengakuan Akil sang sopir, Truk nahas itu diketahui dalam perjalanan dari Perawang menuju PKS di Lipat Kain, Kabupaten Kampar.
Akil mengaku mendapatkan teguran keras dari sang majikan bernama Gitok, seorang pemilik peron sawit di Perawang.
Selain kerusakan kendaraan berupa satu unit Dump Truck dengan Nopol E 9695 PB, muatan sawit yang berceceran membuat kerugian yang di alami bos Gitok semakin besar.
Sementara itu, warga Desa Okura mengaku resah dengan tingginya mobilitas kendaraan berat yang melintas di kampung tersebut, yang menjadi biang kerok mempercepat kerusakan jalan dan meningkatkan risiko kecelakaan.
“Sudah banyak jalan yang mulai rusak parah karena dilewati truk besar. Ini salah satu akibatnya, laka lantas susah dihindari,” ujar Irun, salah seorang warga Okura.
Pria berkumis tebal itu berharap agar pihak terkait segera turun tangan dan mengambil langkah tegas memperhatikan kondisi jalan serta mengatur arus kendaraan bertonase berat.
“Kami paham ini jalan penting bagi masyarakat, tapi kalau dibiarkan terus seperti ini, bisa-bisa nanti bukan cuma kerugian materi, tapi juga sampai ada korban jiwa,” ungkap Irun.
Kita semua, lanjut Irun, sangat berharap pemerintah bisa segera bertindak, jangan tunggu sampai lebih parah dan menelan banyak korban jiwa.
Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi truk dan pembersihan sisa TBS masih dilakukan. Warga dan pengguna jalan diminta untuk berhati-hati saat melintas di kawasan tersebut, terutama saat kondisi cuaca buruk.






