Usai Rias Peserta Wisuda di Pekanbaru, Warga Pinggir-Duri Meregang Nyawa di Tol Permai

Screenshot

PEKANBARU – Seorang penata rias (MUA) tewas di tempat setelah satu unit mobil Toyota Yaris dengan nomor polisi 1334 DX yang dikemudikannya menabrak truk Fuso, Sabtu (10/1/2026) di Tol Pekanbaru-Dumai.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun dari Ditlantas Polda Riau, korban diduga mengalami microsleep usai merias klien acara wisuda di Pekanbaru.

Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 05.30 WIB di KM 28/00 A Tol Pekanbaru–Dumai. Mobil Toyota Yaris yang dikemudikan korban menghantam bagian belakang truk Fuso BK 8831 GR yang berada di jalur Pekanbaru menuju Dumai.

Kasat PJR Ditlantas Polda Riau, AKBP Eko Baskara, menyebutkan hasil awal olah tempat kejadian perkara (TKP) mengarah pada dugaan pengemudi mengalami kelelahan berat.

“Pengemudi diduga mengalami microsleep, sehingga kehilangan kendali dan menabrak truk di depannya,” ujar AKBP Eko Baskara, Minggu (11/1).

Korban diketahui berusia 24 tahun, berprofesi sebagai penata rias, dan baru saja menyelesaikan pekerjaan merias pelanggan wisuda di Kota Pekanbaru sebelum melakukan perjalanan menuju arah Pinggir. Akibat benturan keras, korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Dari pantauan di lapangan, Toyota Yaris mengalami kerusakan parah di bagian depan. Kap mesin ringsek, kaca depan pecah, serta sejumlah komponen kendaraan terlepas ke badan jalan. Sementara truk Fuso hanya mengalami kerusakan ringan di bagian belakang.

Petugas dari PJR Ditlantas Polda Riau bersama Polsek Kandis langsung melakukan evakuasi korban, pengamanan barang bukti, serta pengaturan lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan di ruas tol.

Kerugian materi akibat kecelakaan ini ditaksir mencapai Rp50 juta. Penanganan perkara selanjutnya dilimpahkan ke Unit Laka Lantas Polsek Kandis, Polres Siak.

Pihak kepolisian kembali mengingatkan pengendara, khususnya pekerja dengan mobilitas tinggi, agar tidak memaksakan diri berkendara dalam kondisi lelah.

“Jika merasa mengantuk, segera menepi dan manfaatkan rest area. Keselamatan jauh lebih penting,” pungkas AKBP Eko Baskara.

Exit mobile version