Tampak depan Hotel Hollywood di Riau

Titik Api Masih Membara di Riau, Seluruh Heli Water Bombing Ditarik ke Pusat

Titik Api Masih Membara di Riau, Seluruh Heli Water Bombing Ditarik ke Pusat

PEKANBARUKebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali membara di Provinsi Riau. Hingga Sabtu, (16/11). Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD) Damkar Riaumencatat empat kabupaten masih dilanda titik api aktif, yakni Kampar, Rokan Hilir, Siak, dan Bengkalis.

Kepala BPBD Damkar Riau, M Edy Afrizal, mengatakan bahwa pemadaman hanya mengandalkan kekuatan darat, setelah seluruh helikopter water bombing yang sebelumnya disiagakan di Riau ditarik kembali ke pusat akibat kontrak yang berakhir.

“Saat ini helikopter di Riau tidak ada satu pun. Semuanya sudah ditarik ke pusat karena kontraknya habis,” tegas Edy.

“Kami tetap melakukan pemadaman, tetapi tim di lapangan juga kesulitan mencari sumber air,” sambungnya.

Kondisi ini mendorong Pemerintah Provinsi Riau untuk mengajukan permintaan bantuan helikopter water bombing kepada pemerintah pusat.

Edy menilai, dukungan udara sangat dibutuhkan mengingat sejumlah lokasi kebakaran berada di area gambut yang sulit dijangkau dan rawan meluas.

“Kami sudah mengajukan bantuan heli lagi karena Karhutla masih terjadi. Pemadaman darat terus dimaksimalkan, walaupun kondisinya berat,” ujarnya.

Meski demikian, BPBD menegaskan bahwa situasi Karhutla masih dalam kategori terkendali, dibantu turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.

“Walaupun api masih ada, secara umum masih terkendali. Sejumlah daerah sudah diguyur hujan walau tidak signifikan,” kata Edy.

Sebelumnya, Riau memiliki 11 helikopter yang disiagakan untuk operasi Karhutla, termasuk Blackhawk UH-60A, Mi-BAMT, Superpuma, Mi-8AMT, hingga Kamov KA-320. Namun seluruh armada itu kini ditarik usai selesainya masa kontrak operasional.

59 / 100 Skor SEO
https://riauexpose.com/wp-content/uploads/2024/06/Merah-Ilustratif-Modern-Dirgahayu-Bhayangkara-Instagram-Story_20240629_090843_0000.png