Tampak depan Hotel Hollywood di Riau

Timnas Indonesia Hadapi Tantangan Berat di Fase Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026

Timnas Indonesia Hadapi Tantangan Berat di Fase Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026

Timnas Indonesia

JAKARTA.~ Timnas Indonesia kembali bersiap menatap fase keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan sejumlah tantangan non-teknis yang berpotensi merugikan. Skuad Garuda tergabung di Grup B bersama Irak dan Arab Saudi, dengan pertandingan yang akan digelar terpusat di Jeddah pada 8–14 Oktober mendatang.

Federasi Sepak Bola Asia (AFC) sebelumnya telah menetapkan Arab Saudi sebagai tuan rumah Grup B. Keputusan ini langsung menimbulkan sorotan karena dinilai memberi keuntungan besar bagi tim asuhan Roberto Mancini.

Dukungan penuh suporter lokal hingga pemahaman detail kondisi lapangan diyakini akan jadi senjata tambahan bagi Green Falcons.

“Seharusnya kualifikasi tetap berjalan dengan sistem home and away, karena itu lebih adil. Bermain di markas lawan tentu memberi tekanan besar untuk kami,” ujar Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dalam keterangan resmi.

Erick menegaskan pihaknya sudah menyampaikan protes kepada AFC terkait penunjukan tuan rumah.

Selain lokasi, jadwal pertandingan juga dinilai tidak berpihak kepada Timnas Indonesia. Berdasarkan regulasi, Indonesia yang berstatus tim dengan ranking FIFA terendah di grup harus bermain pada 8 dan 11 Oktober.

Sebaliknya, Arab Saudi mendapat keuntungan dengan jarak istirahat lebih panjang karena baru kembali tampil pada 14 Oktober.

Bahkan, jadwal kick-off sempat menjadi polemik tersendiri. Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Arab Saudi pada pukul 18.00 waktu setempat, namun PSSI meminta pengunduran jam tanding menjadi 20.15 agar persiapan fisik dan mental para pemain lebih optimal. Laga kontra Irak pun diundur ke pukul 22.30 setelah sebelumnya dijadwalkan pukul 18.30.

“Di level ini, recovery sangat menentukan. Kami tidak ingin pemain dipaksa tampil dengan kondisi setengah bugar,” kata pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Ia menilai adaptasi cuaca panas Jeddah dan jam istirahat pendek bisa jadi faktor krusial.

Hal lain yang tak kalah disorot adalah penunjukan perangkat pertandingan. AFC mengumumkan wasit asal Kuwait akan memimpin laga pembuka Indonesia kontra Arab Saudi. PSSI menilai keputusan ini berpotensi menimbulkan konflik kepentingan mengingat kedekatan geografis dan kultur antara tuan rumah dengan pengadil.

“Kami meminta agar wasit berasal dari kawasan netral. Sepak bola harus menjunjung tinggi fair play. Saya sudah mengirimkan surat ke AFC dan FIFA agar hal ini ditinjau ulang,” tegas Erick Thohir.

Meski dihadapkan pada situasi sulit, semangat Timnas Indonesia tak surut. Rizky Ridho dan rekan-rekan bertekad menunjukkan performa terbaik di lapangan.

“Kami tahu kondisinya berat, tapi justru itu yang memacu kami. Lawan yang dihadapi kuat, namun kami ingin membuktikan Indonesia bisa bersaing,” ucap Rizky dengan optimistis.

62 / 100 Skor SEO
https://riauexpose.com/wp-content/uploads/2024/06/Merah-Ilustratif-Modern-Dirgahayu-Bhayangkara-Instagram-Story_20240629_090843_0000.png