Tim 8 Pemkab Siak Bongkar 631 Honorer Siluman, APBD Hemat Rp11,3 Miliar

SIAK  riauexpose.com— Pemerintah Kabupaten Siak melalui Tim 8Tim 8 berhasil membongkar keberadaan 631 tenaga honorer631 tenaga honorer siluman setelah melakukan verifikasi menyeluruh terhadap data tenaga Non-Aparatur Sipil Negara (Non-ASN) Tahun 2026.

Temuan ini terungkap dalam rapat ekspos finalisasi data yang dipimpin langsung oleh Bupati Siak, Afni ZulkifliAfni Zulkifli, Rabu (28/1/2026).

Dalam rapat tersebut disampaikan, jumlah tenaga honorer non-database yang sebelumnya tercatat sebanyak 3.590 orang, terkoreksi signifikan menjadi 2.959 orang.

Rakor tim 8 Pemkab Siak Bersama Bupati Afni

Artinya, terdapat 631 nama yang dinyatakan tidak valid dan dikeluarkan dari daftar setelah melalui proses verifikasi administratif dan faktual.

Bupati Afni Zulkifli menegaskan, verifikasi ini dilakukan secara bertahap, cermat, dan sesuai ketentuan hukum guna memastikan keakuratan data serta mencegah persoalan hukum di kemudian hari.

Ia menyebut, ketidaktepatan data berpotensi menimbulkan temuan serius yang bisa berujung pada kewajiban pengembalian anggaran hingga puluhan miliar rupiah.

“Penataan ini bukan semata soal data, tetapi soal tanggung jawab. Kami ingin memastikan setiap rupiah APBD digunakan secara tepat dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Bupati Afni.

Lebih lanjut, koreksi data tenaga Non-ASN tersebut berdampak langsung pada efisiensi anggaran daerah.

Pemkab Siak berhasil menghemat APBD sekitar Rp11,3 miliar per tahun, yang sebelumnya berpotensi bocor akibat keberadaan tenaga honorer tidak sah.

Bupati Afni Bersama Tim 8 Pemkab Siak

Penataan tenaga Non-ASN ini, lanjut Bupati, merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Siak dalam membangun tata kelola pemerintahan yang akuntabel, transparan, dan patuh regulasi.

Rapat finalisasi turut dihadiri Wakil Bupati Siak Syamsurizal, Sekretaris Daerah Mahadar, jajaran perangkat daerah terkait, serta Tim Verifikasi, yang bersama-sama memastikan proses pembersihan data tenaga Non-ASN berjalan sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku.

Exit mobile version